Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komentari Pandji, Gus Salam Nilai Materi 'Mens Rea' Wakili Pikiran Kritis, Bukan Fitnah!

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 09:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komentari Pandji, Gus Salam Nilai Materi 'Mens Rea' Wakili Pikiran Kritis, Bukan Fitnah! Doc: Instagram/pandji.pragiwaksono
Ket. Komika Pandji Pragiwaksono

JAKARTA - Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang Abdussalam Shohib memandang komika Pandji Pragiwaksono tidak layak dilaporkan ke polisi atas ucapannya dalam pertunjukan komedi bertajuk "Mens Rea."

"Tidak selayaknya komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan pidana atas ungkapan verbal yang berangkat dari pikiran jujur berdasar keyakinan, dan sejalan dengan pikiran jujur banyak kalangan, termasuk nahdliyin," ujar pria yang biasa dipanggil Gus Salam itu dalam keterangannya pada Jumat (9/1).

Dia menilai materi yang dibawakan Pandji mewakili pikiran kritis banyak kalangan, bukan fitnah terhadap praktik bernegara.

Pelapor sang komika ke polisi, kata Gus Salam, lebih memilih sikap tersinggung dan mengedepankan prasangka ketimbang mendalami fakta yang ada.

"Itu tindakan emosional yang jauh dari karakter mandiri untuk bisa memahami dan bersikap secara elegan," katanya.

Gus Salam menambahkan bahwa apa yang dilakukan Pandji tidak lebih dari mengungkap keganjilan dalam praktik berdemokrasi, berpolitik, dan bernegara di Indonesia.

Sebelumnya, Pandji dilaporkan oleh pihak yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik organisasi Islam.

Namun, baik Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) maupun Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan para pelapor bukan bagian dari mereka dan laporan itu bukan sikap resmi kedua organisasi Islam tersebut.

Terkait laporan itu, Polda Metro Jaya pada Jumat mengumumkan telah menerima sejumlah barang bukti, termasuk sebuah diska lepas berisi materi yang dibawakan Pandji dalam pertunjukannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.