Appdome Luncurkan Support Agent Berbasis AI untuk Tangani Ancaman Keamanan Aplikasi Seluler
Sabtu, 10 Jan 2026, 23:35 WIBJAKARTA â Perusahaan keamanan aplikasi seluler Appdome meluncurkan fitur terbaru bernama Support Agent di ajang Black Hat Europe. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna ponsel Android dan iOS mengatasi ancaman malware, penipuan, dan peretasan secara langsung saat menggunakan aplikasi.
Support Agent merupakan pengembangan dari teknologi Agentic AI milik Appdome. Berbeda dari sebelumnya, fitur ini memungkinkan pengguna berinteraksi secara real time melalui model percakapan untuk memahami ancaman yang terjadi di perangkat mereka sekaligus mendapatkan panduan langkah demi langkah untuk mengatasinya.
CEO Appdome, Tom Tovar, mengatakan tantangan keamanan seluler tidak berhenti pada deteksi serangan. Menurutnya, perusahaan juga harus memastikan pengguna akhir dapat memahami dan memulihkan ancaman yang mereka hadapi.
âSupport Agent menjembatani teknologi AI dengan ancaman nyata di perangkat pengguna, sehingga masalah bisa diselesaikan lebih cepat dan tepat,â ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Jumat (9/10).
Ancaman terhadap pengguna ponsel kini semakin kompleks. Malware sering disamarkan sebagai aplikasi resmi, utilitas, aplikasi keuangan, hingga asisten AI, bahkan beredar di toko aplikasi resmi. Selain itu, penipuan berbasis rekayasa sosial, deepfake, dan identitas sintetis berbasis AI juga makin marak, membuat pengguna kerap tidak menyadari bahwa data, akun, atau perangkat mereka telah disusupi.
Chief Product Officer Appdome, Chris Roeckl, menjelaskan bahwa Support Agent menggabungkan data ancaman Appdome dengan penalaran AI untuk memberikan panduan yang disesuaikan dengan kondisi nyata di perangkat pengguna.
âInstruksi yang diberikan tidak bersifat umum, tetapi menyesuaikan jenis serangan, perangkat, sistem operasi, hingga sumber ancaman,â jelasnya.
Panduan Real Time Tangani Ancaman
Support Agent bekerja melalui alur kerja digital yang terintegrasi langsung ke dalam aplikasi. Setiap ancaman yang terdeteksi akan diberi ThreatCodeâ¢, yaitu kode unik yang berisi informasi tentang perangkat, sistem operasi, dan jenis serangan yang dialami pengguna.
Dari kode ini, Support Agent memberikan panduan lengkap untuk mengidentifikasi ancaman, menemukan sumber masalah di perangkat, dan menghapus atau menonaktifkan ancaman secara aman.
Pendekatan ini menghilangkan proses investigasi manual yang memakan waktu, mempercepat pemulihan, menekan biaya dukungan teknis, serta meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap aplikasi.
Secara umum, Support Agent menawarkan tiga manfaat utama: identifikasi ancaman yang cepat, panduan penelusuran yang mendalam, serta instruksi penghapusan yang presisi sesuai perangkat dan sistem operasi.
Kolaboratif dan Aman
Tidak seperti sistem sebelumnya, Support Agent memungkinkan kolaborasi antara pengguna, tim dukungan, tim keamanan siber, dan tim anti-penipuan. Mereka dapat mengajukan pertanyaan, menantang rekomendasi AI, meminta panduan alternatif, hingga menyimpan preferensi penanganan ancaman untuk ke depan.
Di sisi keamanan data, Appdome menegaskan bahwa seluruh proses berjalan di dalam platform perusahaan mereka. Tidak ada data pribadi pengguna (PII) yang dikirim ke AI publik, dan seluruh informasi dilindungi dengan kebijakan privasi serta tata kelola yang ketat.
Analis keamanan dari IT-Harvest, Richard Stiennon, menilai Support Agent sebagai terobosan penting. âPendekatan remediasi terpandu dan kontekstual seperti ini sebelumnya belum tersedia di keamanan seluler. Appdome menjadi yang pertama menghadirkannya,â ujarnya.
Dengan Support Agent, Appdome berharap penanganan ancaman seluler tidak lagi menjadi proses rumit dan menegangkan, baik bagi pengguna maupun perusahaan, sekaligus menetapkan standar baru dalam keamanan aplikasi berbasis AI.
- keamanan siber
- Agen AI
- Appdome
- penipuan digital
- Support Agent
- keamanan aplikasi seluler
- malware mobile
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Tim SAR gabungan lakukan pencarian korban minibus masuk ke jurang
-
Libur Paskah Jumat Ini Ragunan Disebu Wisatawan, Pengelola Imbau Pengunjung Waspada Cuaca Ekstrem
-
Warga Bandung Susah Akses Kesehatan Karena Puskesmas Libur Lebaran
-
Pemerintah Percepat Ekosistem AI dan Data Center untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi
-
Menhub: Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi pada 18 Maret
-
Siap Layani Wisatawan, Becak Kayuh di Yogyakarta Kini Sudah Bertenaga Listrik
-
India Kembangkan Drone AVATAAR yang Dapat Terbang Sekaligus Menyelam di Laut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.