Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pekalongan Evaluasi Seluruh Dapur SPPG, Cegah Masalah Kesehatan

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 10:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pekalongan Evaluasi Seluruh Dapur SPPG, Cegah Masalah Kesehatan Doc: Pemkab Pekalongan
Ket. Wakil Bupati Pekalongan Sukirman.

PEKALONGAN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah memastikan melakukan inspeksi langsung dan mengevaluasi seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baik yang sudah beroperasi maupun yang masih dalam tahap persiapan sebagai upaya mencegah potensi masalah kesehatan.

Wakil Bupati Pekalongan Sukirman di Pekalongan, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi adanya dapur program Makan Bergizi Gratis yang berdiri di lingkungan kurang sehat, seperti berdekatan dengan tempat pembuangan sampah, tumpukan barang rongsok, hingga aliran sungai yang tercemar.

"Temuan tersebut dinilai berisiko dan perlu ditindaklanjuti secara serius. Program MBG menyangkut kesehatan masyarakat terutama anak-anak sehingga tidak boleh ada dapur yang berdiri di lokasi yang berpotensi menimbulkan dampak negatif," katanya.

Menurut dia, pihaknya akan turun langsung bersama instansi terkait untuk memastikan setiap dapur MBG sesuai dengan ketentuan teknis, standar keamanan pangan, serta persyaratan kesehatan lingkungan.

"Kemudian, hasil pengecekan tersebut, nantinya juga akan dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," katanya.

Ia yang juga sebagai Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kabupaten Pekalongan juga menyinggung persoalan distribusi bahan pangan.

Sukirman mengungkapkan adanya keluhan dari pedagang pasar terkait pasokan bahan baku dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang masih banyak didatangkan dari luar daerah.

"Potensi petani dan pelaku usaha lokal di sini cukup besar. Ke depan, kami berharap mereka bisa lebih dilibatkan agar manfaat ekonomi dari program ini juga dirasakan masyarakat di daerah ini," katanya.

Ia menyebutkan saat ini realisasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi program Makan Bergizi Gratis baru sekitar 30 persen dari total kebutuhan yang diperkirakan mencapai 78 dapur.

"Kami berharap pelaksanaan program MBG dapat berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan persoalan di kemudian hari," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.