Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Khofifah Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo, Bukti Dedikasi Luar Biasa Wujudkan Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 00:01 WIB | Oleh:

"Kenaikan produksi padi dan beras kita di tahun 2025 tercatat paling tinggi dalam lima tahun. Kenaikannya sangat signifikan yaitu 13,89% sepanjang 2020 - 2025. Ini artinya komitmen dan kerja keras kita sangat berdampak," ujar Gubernur Khofifah. 

Ia juga menegaskan, capaian swasembada ini bukan sekadar angka statistik, melainkan simbol kedaulatan bangsa yang harus terus dijaga dan ditingkatkan keberlanjutannya. 

Khofifah meyakini, dengan konsistensi dari seluruh pihak seperti saat ini, bukan tidak mungkin akan mendukung Indonesia menuju Swasembada Pangan yang juga berkelanjutan. 

Secara khusus bahkan ia berpesan agar dedikasi Jawa Timur dalam sektor pertanian juga dapat berseiring dengan peningkatan kesejahteraan petani melalui penguatan ekosistem hulu ke hilir yang inklusif.

"Kami persembahkan penghargaan ini secara khusus untuk seluruh pejuang pangan di desa-desa yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas stok pangan nasional hingga tahun 2025 ini," pungkasnya.

Sementara itu, apresiasi dan penghormatan disampaikan secara khusus oleh Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia atas dukungannya mewujudkan Swasembada Pangan di tahun 2025. 

"Saya meyakini bahwa hari ini saudara semua berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa. Saudara buktikan bahwa Indonesia Bisa," ucapnya. 

Ucapan terima kasih juga disampaikannya khusus kepada para petani yang telah menjadi ujung tombak dalam suksesnya Swasembada Pangan 2025. 

"Kita tidak akan pernah merdeka tanpa peran penting dari para petani. Para petani lah yang paling setia, paling loyal dan paling Merah Putih di Indonesia ini," tutur Presiden Prabowo. 

Ia mengaku optimis bahwa setelah pengumuman Swasembada Pangan 2025, maka laju pertumbuhan Indonesia tidak akan bisa dihentikan oleh siapapun. Melalui Swasembada Pangan juga ia optimis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat utamanya petani.

"Kita ingin harga kebutuhan pokok  murah. Kita ingin anak-anak petani bisa berpendidikan tinggi. Hari ini kita buktikan kita bisa Swasembada Pangan. Tidak hanya beras, jagung, singkong semua kita Swasembada," tegasnya. 

"Ini sungguh kehormatan bagi saya. Ini kesempatan untuk berbakti dan memberi yang terbaik bagi bangsa. Indonesia Cerah, Indonesia Makmur. Dan kemakmuran harus benar-benar di tangan rakyat Indonesia," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.