Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu: Defisit APBN 2025 Nyaris Tembus Batas 3 Persen

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 18:15 WIB | Oleh:
Menkeu: Defisit APBN 2025 Nyaris Tembus Batas 3 Persen Doc: RRI/Magdalena Krisnawati
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa (kiri), tampak berbicara dengan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal, Febrio Kacaribu

JAKARTA - Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Desember 2025 tercatat sebesar Rp695,1 triliun. Jumlah tersebut sama dengan 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), nyaris mencapai batas 3 persen terhadap PDB.

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengakui defisit APBN memang meleset dari target Rp662 triliun atau 2,78 persen dari PDB. "Namun, kami pastikan defisitnya tetap terjaga, tidak di atas 3 persen dari PDB," ujar dia di Jakarta, Kamis (8/1).

Menurut Purbaya, defisit yang melebar disebabkan belanja yang lebih besar dari pendapatan negara. Termasuk belanja untuk program prioritas pemerintah yang ditujukan untuk mensejahterakan rakyat.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi sementara pendapatan negara pada 2025 mencapai Rp2.756,3 triliun atau 91,7 persen dari target. Sedangkan realisasi belanja negara tercatat sebesar Rp3.451,4 triliun atau 95,3 persen dari target.

"Belanja negara cukup adaptif dan akomodatif terhadap berbagai program prioritas pemerintah,"ucap Menkeu.

Dari sisi belanja, belanja kementerian dan lembaga melampaui target 129 persen atau sekitar Rp1.500,4 triliun. Sementara itu, realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp2.602,3 triliun atau 96,3 persen dari target. Sedangkan realisasi belanja transfer ke daerah sebesar Rp849 triliun atau 92,3 persen dari target.

Untuk pendapatan negara, penerimaan perpajakan tercatat mencapai Rp2.217,9 triliun atau 89 persen dari target. Ini mencakup penerimaan pajak sebesar Rp1.917,6 triliun dan bea cukai sebesar Rp300,3 triliun.

Penerimaan pajak itu hanya mencapai 87,6 persen dari perkiraan dan penerimaan bea cukai hanya 99,6 persen. Sedangkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melampaui target hingga 104 persen atau sekitar Rp534,1 triliun. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.