Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laporan Palo Alto Networks: AI Justru Picu Lonjakan Risiko Keamanan Cloud di Lingkungan Enterprise

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 19:58 WIB | Oleh:

Risiko pergerakan lateral tetap tinggi

Sebanyak 28% responden menyoroti akses jaringan yang tidak dibatasi antar- cloud workload sebagai ancaman yang berkembang, memungkinkan aktor serangan untuk berpindah dengan leluasa melintasi berbagai antar-sistem dan mengubah kompromi minor menjadi insiden besar.

Penyatuan keamanan cloud dan SOC makin mendesak

Kompleksitas penggunaan perangkat keamanan (tool) dari banyak vendor dan tumpang tindih alat keamanan justru meningkatkan risiko, sehingga integrasi antara keamanan cloud dan Security Operations Center (SOC) kini menjadi kebutuhan strategis.

Terlalu banyak tool menciptakan titik buta

Rata-rata organisasi menggunakan 17 perangkat keamanan cloud dari lima penyedia berbeda, yang membuat data terpecah dan konteks insiden tidak utuh, sehingga memperlambat penanganan serangan. Kondisi ini mendorong 97% responden untuk memprioritaskan penyederhanaan dan penyatuan sistem keamanan cloud.

Pemisahan tim memperlambat penanganan insiden

Alur kerja yang terpisah serta sumber data yang tidak terhubung antara tim cloud dan SOC membuat proses pemulihan berjalan lambat, dengan 30% tim membutuhkan waktu lebih dari satu hari untuk menyelesaikan satu insiden.

Keamanan cloud perlu terhubung langsung dengan SOC

Sebanyak 89% organisasi menilai keamanan cloud dan aplikasi harus terintegrasi langsung dengan SOC agar perlindungan berjalan efektif.

Pertahanan End-to-End dengan Kecepatan Mesin

Ketika aktor serangan siber memanfaatkan AI untuk semakin mempercepat serangan, visibilitas statis dan tool yang terisolasi membuat lingkungan cloud semakin rentan. Laporan ini menekankan bahwa untuk tetap unggul, organisasi membutuhkan solusi end-to-end yang menggabungkan pengurangan risiko proaktif dengan respons insiden reaktif.

Menjawab kebutuhan tersebut, Palo Alto Networks Cortex® Cloud™ menyatukan CNAPP terdepan di industri dengan CDR kelas terbaik dalam platform agentic-first yang mencakup dari kode hingga cloud hingga SOC, guna mengamankan inovasi cloud secepat laju AI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Megapolitan
Jakarta Menuju 20 Besar Kot...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.