Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berkontribusi Bangun Pertanian, Bupati Karawang Terima Anugerah Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 07:47 WIB | Oleh:
Berkontribusi Bangun Pertanian, Bupati Karawang Terima Anugerah Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Doc: antara foto
Ket. Bupati Karawang Aep Syaepuloh menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

KARAWANG - Bupati Karawang Aep Syaepuloh menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas jasa dan kontribusi dalam pembangunan pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Tanda kehormatan itu diberikan dan dipasangkan secara langkah oleh Presiden Prabowo dalam agenda panen raya nasional sekaligus pengumuman capaian swasembada pangan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu

Selain bupati, penganugerahan Satyalancana Wira Karya juga diberikan kepada sejumlah tokoh lintas sektor yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap pembangunan pertanian dan ketahanan pangan.

Mereka di antaranya Letnan Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika (Danko Diklat TNI), Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, dan Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto.

Penganugerahan Satyalancana Wira Karya juga diberikan kepada Wakil Asisten Terirorial Kodam XVIII/Kasuari Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, serta Dandim Merauke Letkol Czi. Dili Eko Setyawan.

Satyalancana Wira Karya merupakan tanda kehormatan dari Pemerintah Republik Indonesia untuk warga negara yang berjasa besar dan berbakti luar biasa dalam pembangunan negara, memberikan kontribusi signifikan di bidang tertentu.

Penghargaan tersebut menekankan kerja nyata yang memberikan dampak besar bagi bangsa yang bertujuan untuk menghargai jasa besar penerima dalam pembangunan nasional.

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia telah mencapai swasembada pangan pada tahun 2025. Hal tersebut ditandai dengan tidak adanya impor beras serta tercapainya cadangan beras nasional sebesar 3 juta ton. Capaian tersebut dinilai sebagai tonggak sejarah baru dalam kedaulatan pangan Indonesia.

Kepala Negara mengatakan capaian ini sebagai hasil kerja keras seluruh jajaran serta menjadi fondasi percepatan target swasembada pangan yang ditargetkan tercapai dalam 4 tahun, bahkan terwujud pada tahun pertama pemerintahannya.

Kepala Negara mengatakan capaian ini sebagai hasil kerja keras seluruh jajaran serta menjadi fondasi percepatan target swasembada pangan yang ditargetkan tercapai dalam 4 tahun, bahkan terwujud pada tahun pertama pemerintahannya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.