Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Superflu Mengintai dari Luar Negeri, DPRD DKI Ingatkan Jakarta Jangan Kecolongan

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Superflu Mengintai dari Luar Negeri, DPRD DKI Ingatkan Jakarta Jangan Kecolongan Doc: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Ket. Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Senin (5/1/2026).

JAKARTA - Ancaman penyebaran virus superflu yang dilaporkan merebak di sejumlah negara menjadi perhatian serius DPRD DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta meningkatkan kesiapsiagaan agar potensi penyebaran bisa diantisipasi sejak dini.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian menegaskan bahwa langkah antisipasi harus dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, Jakarta tidak boleh lengah menghadapi potensi ancaman kesehatan global yang bisa berdampak langsung ke ibu kota.

"Pemprov DKI perlu memperkuat pemantauan dan deteksi dini di seluruh fasilitas kesehatan," ujar Justin, Selasa (6/1). Ia menilai sistem kewaspadaan harus berjalan sebelum muncul lonjakan kasus.

Justin menekankan pentingnya memastikan kesiapan rumah sakit dan puskesmas di Jakarta. Selain kesiapan fasilitas, ketersediaan tenaga kesehatan dan alur penanganan juga harus dipastikan siap jika terjadi peningkatan kasus.

Selain sektor kesehatan, koordinasi lintas sektor juga dinilai krusial. Justin menyebut kerja sama antara dinas kesehatan, instansi perhubungan, hingga pengelola pintu masuk wilayah harus diperkuat.

Edukasi kepada masyarakat juga menjadi poin penting dalam upaya antisipasi. Justin mengingatkan agar warga mendapatkan informasi yang benar sehingga tidak panik, tetapi tetap waspada terhadap potensi penularan.

"Agar warga tidak panik, namun tetap waspada," kata Justin. Ia menilai komunikasi publik yang tepat akan sangat menentukan efektivitas penanganan.

Menurut Justin, keberadaan virus superflu tidak boleh dianggap sepele. Ia mengingatkan pengalaman Jakarta pada awal pandemi Covid-19 yang menjadi pelajaran besar bagi semua pihak.

Pada 2020, Jakarta dinilai terlambat mengambil langkah penanganan di fase awal. Kondisi itu membuat ibu kota sempat menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di Indonesia.

"Bahkan saat itu Jakarta sempat menyumbang sekitar 33 persen dari total kasus harian nasional," ungkap Justin. Ia menegaskan kesalahan serupa tidak boleh terulang.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman virus superflu. Ia meminta warga tetap menjaga kesehatan, terutama setelah melakukan perjalanan ke luar negeri.

Rano Karno juga mendorong otoritas bandara memperketat pengawasan terhadap penumpang yang baru kembali dari luar negeri. Langkah tersebut dinilai penting sebagai benteng awal pencegahan masuknya virus ke Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.