Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT Pelni Proyeksikan Angkut 5,7 Juta Penumpang pada 2026

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 07:45 WIB | Oleh:
 PT Pelni Proyeksikan Angkut 5,7 Juta Penumpang pada 2026 Doc: antara foto
Ket. Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (6/1) malam.

SULAWESI UTARA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) memproyeksikan bakal mengangkut sebanyak 5,7 juta penumpang pada 2026.

“Untuk tahun 2026 ini kami memproyeksikan di sekitar 5,7 juta penumpang,” kata Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (6/1) malam.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa angka itu meningkat kurang lebih 11,76 persen bila dibandingkan dengan realisasi jumlah penumpang yang telah menggunakan layanan kapal angkutan penumpang Pelni tahun 2025 yakni sebanyak 5,15 juta orang.

Berdasarkan data resmi yang dibagikan oleh perusahaan, sebanyak 5.154.080 penumpang telah berlayar dengan kapal Pelni di seluruh rute sepanjang tahun 2025, termasuk perkuatan dalam konektivitas wilayah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP).

Tri Andayani yang akrab disapa Anda mengatakan realisasi jumlah penumpang pada 2025 itu pun naik menjadi sebesar 101,15 persen bila dibandingkan tahun 2024 sebanyak 5.095.483 penumpang.

Menurut dia, capaian itu sekaligus menjadi hasil dari upaya peningkatan pelayanan, kesiapan armada, serta pengelolaan operasional yang dilakukan oleh perusahaan sepanjang tahun 2025.

Sementara itu, Anda juga memproyeksikan kebutuhan BBM operasional Pelni pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 220 ribu kiloliter (KL) untuk pengoperasian 84 kapal, dengan estimasi anggaran subsidi sekitar Rp1,5 triliun.

Selain itu, Anda mengatakan bahwa perusahaan dalam waktu dekat juga akan fokus pada efisiensi dan keberlanjutan penggunaan bahan bakar.

Termasuk di dalamnya adalah terkait pengadaan kapal-kapal baru yang akan menggunakan teknologi terkini untuk mendukung penggunaan BBM ramah lingkungan serta kontribusi terhadap target net zero emission (NZE).

“Kami akan terus mendukung penggunaan BBM ramah lingkungan melalui perawatan rutin tangki dan instalasi bahan bakar di atas kapal agar tetap andal dan efisien,” ujar Anda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
19 Orang Tewas dalam Traged...
Nasional
Permudah Akses WLKP, Kemnak...
Advertisement
Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.