Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Dapat Paparan Sekolah Rakyat hingga Keamanan di Agenda Retret

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Dapat Paparan Sekolah Rakyat hingga Keamanan di Agenda Retret Doc: Antara
Ket. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan di media center kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Hambalang, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah laporan, mulai dari program Sekolah Rakyat hingga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam retret yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1) malam.

"Setelah break , beberapa menteri melanjutkan paparan. Di antaranya Menteri Pertanian, kemudian Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Menteri Sosial," kata Prasetyo di Hambalang.

Prasetyo menuturkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan mengenai perkembangan program Sekolah Rakyat yang saat ini telah beroperasi di 166 lokasi.

Mensos, kata dia, juga melaporkan bahwa pada 2026 akan dilakukan proses pembangunan di 104 titik Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Paparan dalam retret tersebut kemudian dilanjutkan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono yang menyampaikan perkembangan situasi di Gaza, Palestina

Prasetyo mengatakan pemerintah terus mencermati dinamika yang terjadi di Gaza, termasuk sikap dan langkah terkait rencana pengiriman pasukan perdamaian ke wilayah tersebut.

Sesi paparan lalu ditutup oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang melaporkan kondisi sosial serta keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang 2025 yang relatif stabil, serta menyampaikan mengenai penanganan berbagai kasus.

"Sesi paparan ditutup oleh Kapolri yang melaporkan kondisi sosial dan keamanan serta ketertiban masyarakat sepanjang 2025 yang relatif stabil, termasuk penanganan berbagai kasus dan langkah antisipasi untuk 2026," ucap Prasetyo.

Diketahui, Presiden Prabowo mengumpulkan menteri-menteri Kabinet Merah Putih untuk melaksanakan retret di kediaman pribadinya, Desa Bojongkoneng, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa siang. Retret tersebut berlangsung sekitar delapan jam, dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 21.30 WIB.

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menjelaskan alasan penyelenggaraan retret kedua di Hambalang sebagai bagian dari upaya konsolidasi dan penajaman arah kebijakan pemerintah di awal tahun 2026.

Kepala Negara menyatakan bahwa pertemuan tersebut dirancang untuk memberikan pembekalan sekaligus refleksi bersama atas perjalanan pemerintahan.

"Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu, selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.