Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Istana: Prabowo Segera Teken Tarif RI-AS, Tunggu Penyusunan Draf Perjanjian

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 08:10 WIB | Oleh:
Istana: Prabowo Segera Teken Tarif RI-AS, Tunggu Penyusunan Draf Perjanjian Doc: antara foto
Ket. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto siap menandatangani dokumen final kesepakatan tarif resiprokal Indonesia-Amerika Serikat (AS) bersama Presiden AS Donald Trump, setelah penyusunan draf perjanjian (legal drafting) rampung.

Prasetyo menjelaskan bahwa negosiasi dan perundingan tarif AS saat ini memasuki tahap akhir pengecekan dan penyusunan draf perjanjian yang dilakukan tim negosiasi dari kedua negara pada 12-19 Januari 2026 di Washington D.C., Amerika Serikat.

"Sesuai dengan jadwal, tanggal 12 sampai tanggal 19 (Januari) ini adalah penyusunan legal drafting. Nah, kita harapkan di dalam penyusunan legal drafting, kesepakatan-kesepakatan tersebut sudah bisa dituangkan," kata Prasetyo saat memberikan keterangan di media center kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Dalam pertemuan berikutnya, tim negosiasi dari dua negara akan membahas poin-poin perjanjian yang lebih detail dalam penyusunan draf perjanjian itu.

Pras berharap dokumen final kesepakatan tarif resiprokal (Agreement on Reciprocal Tariff/ART) dapat ditandatangani oleh kedua kepala negara pada akhir Januari.

"Harapannya di akhir bulan sudah bisa kita tanda tangani. Tentunya dalam proses kita terus-menerus berusaha melakukan negosiasi-negosiasi untuk kepentingan kita," kata Pras.

Dalam kesempatan sebelumnya, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan tim negosiasi dari kedua negara telah menyepakati seluruh isu-isu utama yang menjadi substansi dalam dokumen ART.

Menko Airlangga pada pekan terakhir Desember 2025 juga telah menemui Perwakilan Dagang Amerika Serikat/United States Representative (USTR) Ambassador Jamieson Greer di Washington D.C., AS.

Pertemuan itu menjadi salah satu upaya untuk finalisasi perundingan terkait tarif impor yang dikenakan oleh Pemerintah AS kepada Indonesia, yaitu sebesar 19 persen.

Selepas bertemu Greer, Airlangga menjelaskan langkah berikutnya yaitu pada minggu kedua Januari 2026, yaitu ditetapkan pada 12–19 Januari, tim perundingan dari dua negara akan melakukan pengecekan akhir draf perjanjian (legal scrubbing dan clean-up document). Tahapan itu ditargetkan rampung selama satu minggu.

Tahapan berikutnya, yaitu pada minggu ketiga Januari 2026, dokumen perjanjian (agreements on reciprocal trade/ART) ditargetkan rampung.

Airlangga menyatakan dalam pertemuannya dengan Greer, Indonesia dan AS telah menyepakati substansi perjanjian yang tercantum dalam draf perjanjian perdagangan timbal balik (ATR) Indonesia-AS.

Airlangga melanjutkan Indonesia berkomitmen membuka akses pasar bagi produk-produk Amerika Serikat, mengatasi berbagai hambatan non-tarif, memperkuat kerja sama bidang perdagangan digital dan teknologi, keamanan nasional, dan kerja sama komersial lainnya.

Sementara itu, Amerika Serikat berkomitmen memberi pengecualian tarif bagi sejumlah produk ekspor unggulan Indonesia yang tidak diproduksi di AS, di antaranya minyak kelapa sawit, kakao, kopi, teh, dan komoditas strategis lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.