Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Instruksi Dedi Mulyadi soal Transparansi Anggaran, Pemkab Bekasi Nyatakan Kesiapan

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 18:15 WIB | Oleh:
Instruksi Dedi Mulyadi soal Transparansi Anggaran, Pemkab Bekasi Nyatakan Kesiapan Doc: Antara Foto
Ket. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat memberikan pengarahan kepada pegawai di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Senin.

Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait kewajiban mempublikasikan penggunaan anggaran melalui media sosial sebagai wujud transparansi kepada masyarakat.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengungkapkan pemerintah daerah tengah fokus membenahi internal birokrasi sebelum kebijakan transparansi anggaran diumumkan secara menyeluruh kepada publik.

"Diterapkan bertahap setelah pembenahan internal birokrasi di lingkungan Pemkab Bekasi dirampungkan. Saya sedang merapikan birokrasi dulu, dinas-dinas kita rapikan satu per satu. Setelah itu baru kita umumkan ke publik," katanya di Cikarang, Senin.

Dia menjelaskan langkah awal pembenahan dilakukan terhadap dinas-dinas teknis yang berkaitan langsung dengan pendapatan daerah. Salah satunya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) karena dinilai telah menunjukkan kinerja positif.

"Bapenda tadi kita lihat, realisasi pajak barang dan jasa tertentu atas tenaga listrik sudah mencapai 104 persen dari target. Itu capaian yang lumayan dan nanti akan kita beri apresiasi sekaligus diumumkan ke publik," katanya.

Asep juga menyatakan akan membenahi sektor retribusi daerah, khususnya retribusi parkir yang terakhir kali direvisi pada tahun 2015. Penyesuaian retribusi menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menyebut pembenahan juga dilakukan terhadap BUMD serta dinas-dinas lain sebelum pemerintah daerah memanggil pengelola kawasan industri untuk pembahasan lanjutan.

Terkait kondisi keuangan daerah, Asep memaparkan APBD Kabupaten Bekasi 2026 mencapai Rp7,7 triliun dengan PAD sebesar Rp4,3 triliun. Sementara dana transfer dari pemerintah pusat senilai Rp2,9 triliun dan provinsi Rp400 miliar.

Ia melanjutkan sisa lebih penghitungan anggaran (Silpa) Kabupaten Bekasi masih cukup kuat. Pada tahun sebelumnya mencapai Rp422 miliar, sementara pada 2025 berada di angka Rp392 miliar. "Alhamdulillah, Silpa masih bisa menutup kebutuhan ke depan," ujarnya.

Dirinya menegaskan keterbukaan anggaran sebagaimana diinstruksikan Gubernur Jawa Barat akan dilakukan secara bertahap seiring dengan upaya memulihkan kepercayaan publik terhadap birokrasi di Kabupaten Bekasi.

"Kepercayaan ini sempat menurun, makanya saya datangi langsung dinas-dinas supaya mereka lebih percaya diri. Nanti saya bentuk tim, panggil dinas terkait, baru kemudian kita umumkan ke publik," ucapnya.

Gubernur Dedi Mulyadi telah memberikan instruksi untuk membuka penggunaan anggaran secara transparan kepada publik, termasuk dana desa. Instruksi dimaksud tertuang dalam surat edaran ditujukan kepada bupati dan wali kota, camat, kepala desa, serta lurah di seluruh wilayah Jawa Barat.

"Seluruh warga Jabar yang kami cintai, disampaikan bahwa pada hari ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengeluarkan surat edaran yang ditujukan untuk para bupati, wali kota, para camat, para kepala desa, dan kepala kelurahan di seluruh Provinsi Jawa Barat," kata Dedi dikutip dari instagram pribadinya, Senin.

Dalam surat edaran itu, Dedi menyebut telah mengatur kewajiban seluruh tingkatan pemerintahan untuk mengumumkan anggaran belanja secara terbuka melalui media sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.