Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Pramono Resmikan Pasar Kombongan Kemayoran, Transaksi Digital Jadi Hal Prioritas

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Resmikan Pasar Kombongan Kemayoran, Transaksi Digital Jadi Hal Prioritas Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Pasar Kombongan di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Pasar Kombongan di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1). Pasar rakyat yang sempat mangkrak selama 4 - 5 tahun ini kini tampil lebih representatif setelah direvitalisasi menjadi bangunan dua lantai.

Pasar Kombongan mampu menampung total 121 kios dan 50 los yang diperuntukkan bagi para pedagang. Pramono menyebut revitalisasi ini sebagai bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk menghidupkan kembali pasar-pasar rakyat yang sebelumnya terbengkalai.

"Pasar ini sudah lama tidak dimanfaatkan, sekarang sudah bisa digunakan kembali oleh masyarakat," ujar Pramono.

Namun, ia menegaskan masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan, terutama soal akses menuju lokasi pasar.

Dalam peresmian tersebut, Pramono berdialog langsung dengan para pedagang untuk menyerap aspirasi mereka. Ia ingin Pasar Kombongan benar-benar kembali ramai dan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga sekitar.

Salah satu pedagang, Sarwono, mengeluhkan menurunnya akses pasar akibat penutupan jalur yang terdampak lintasan kereta api. Menurutnya, keterbatasan akses membuat arus pembeli dan distribusi barang menjadi terhambat.

"Saya berharap ada akses dibuka, paling tidak untuk motor, supaya aktivitas jual beli bisa hidup lagi," kata Sarwono.

Menanggapi hal tersebut, Pramono langsung meminta jajaran terkait, termasuk Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat dan Perumda Pasar Jaya, untuk segera mencari solusi. Ia menekankan pentingnya membuka akses alternatif tanpa mengganggu jalur kereta api.

"Kita tidak bisa mengubah jalur kereta, tapi akses alternatif harus diupayakan agar masyarakat lebih mudah datang ke pasar," tegas Pramono. 

Selain akses, Pramono juga menyoroti pentingnya kebersihan pasar dan penerapan transaksi non-tunai. Ia mendorong penggunaan QRIS sebagai bagian dari modernisasi pasar rakyat di Jakarta.

"Pembayaran digital membuat pasar lebih aman, mengurangi risiko copet, dan menekan pungutan liar," ujarnya. 

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan menjelaskan, pihaknya saat ini mengelola 153 pasar di seluruh Jakarta. Hingga Desember 2025, hampir 84 pasar telah diperbaiki sebagai bagian dari program revitalisasi.

Terkait parkir liar, Agus memastikan pengelolaan parkir Pasar Kombongan telah bekerja sama dengan pihak ketiga. Ia mengimbau masyarakat untuk melapor jika masih menemukan praktik parkir tidak resmi.

Pasar Kombongan kini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari musala, toilet umum dan toilet disabilitas, jaringan air PAM, ruang laktasi, area bongkar muat, parkir kendaraan, hidran, hingga CCTV. Seluruh kios dan los juga telah menggunakan sistem pembayaran digital QRIS Bank Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.