Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buaya 1,5 Meter Dievakuasi Disdamkarmat Natuna dari Kelong Warga di Binjai

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 19:09 WIB | Oleh:
Buaya 1,5 Meter Dievakuasi Disdamkarmat Natuna dari Kelong Warga di Binjai Doc: Antara Foto
Ket. Proses evakuasi buaya pada Selasa (6/1/2026) di Natuna, Kepri.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mengevakuasi seekor buaya berukuran sekitar 1,5 meter dari kelong milik masyarakat di Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, Selasa.

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Natuna Syawal di Natuna mengatakan evakuasi tersebut merupakan bagian dari operasi nonkebakaran yang dilakukan jajarannya guna menjaga keselamatan masyarakat.

“Pagi tadi kami melaksanakan operasi nonkebakaran berupa evakuasi buaya dari belat atau kelong milik warga,” kata Syawal.

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana, Prasarana, Pengolahan Data, dan Informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim mengatakan laporan keberadaan buaya di sekitar kelong warga diterima pihaknya dari masyarakat setempat yang merasa khawatir akan keselamatan saat beraktivitas di laut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Disdamkarmat segera diterjunkan ke lokasi. Proses evakuasi dilakukan saat kondisi air laut sedang surut sehingga memudahkan petugas dalam menangkap buaya tersebut.

“Buaya berhasil dievakuasi dengan aman dan selanjutnya dipindahkan ke lokasi yang jauh dari permukiman masyarakat untuk menciptakan rasa aman dan nyaman,” ujar Nurhakim.

Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, tim Disdamkarmat kembali ke posko. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Disdamkarmat Natuna mencatat sepanjang 2025 kegiatan operasi nonkebakaran menjadi layanan yang paling banyak dilakukan.

Operasi tersebut meliputi evakuasi berbagai jenis hewan liar seperti ular, buaya, tawon, dan satwa lainnya yang berpotensi membahayakan masyarakat.

“Seluruh pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat tidak dipungut biaya,” kata Nurhakim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.