Basarnas Kerahkan 70 Anggota Cari Pendaki Hilang di Gunung Slamet
Selasa, 06 Jan 2026, 15:57 WIBPEKALONGAN -- Basarnas Semarang, Jawa Tengah, kembali mengerahkan sekitar 70 anggota dan relawan untuk melanjutkan pencarian seorang pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dikabarkan hilang di Gunung Slamet sejak Jumat (27/12).
Staf Basarnas Semarang Handika Hengki saat dihubungi ANTARA dari Pekalongan, Selasa, mengatakan semula ada sekitar 120 orang yang ingin mengikuti pencarian korban ke Gunung Slamet, tetapi dengan mempertimbangkan segala konsekuensi akhirnya diputuskan 70 orang yang terbagi menjadi empat tim.
"Ya, saat ini kami bersama sukarelawan melanjutkan pencarian yang dimulai dari basecamp (titik kumpul) pada pukul 07.00 WIB. Saat ini diperkirakan tim pencari dan penyelamat ini sudah sampai di pos pertama jalur pendakian," katanya.
Menurut dia, pengurangan jumlah anggota ini dengan mempertimbangkan segala kemungkinan yang bisa terjadi, sehingga Basarnas mengkhususkan pada personel atau sukarelawan yang sudah memiliki kualifikasi dan spesifikasi.
Namun demikian, kata dia, Basarnas mengizinkan orang tua Syafiq Ridhan Ali bernama Dhani mengikuti pencarian terhadap anaknya yang kini diduga masih tersesat.
"Kemarin memang nggak jadi mendaki mencari korban karena ditutup. Dengan kondisi cuaca cerah, cuma hari ini keluarga bersama tiga tim ikut naik untuk menyisir di pos tiga dan pos lima ke bawah, sedangkan lainnya melakukan penyapuan ke lokasi puncak aliran air batas vegetasi yang berada di batas jalur Baturaden, Banyumas," katanya.
Menurut dia, berdasarkan kesaksian Himawan - teman Syafiq Ridhan - semula keduanya berada di puncak aliran air batas vegetasi.
"Jadi, berdasarkan saksi Himawan, Syafiq Ridhan Ali tersesat karena sebelumnya korban sempat mengalami kram sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan," katanya.
Handika mengatakan sebanyak 62 personel diperkirakan kini sudah melewati pos satu. Tambahan pencarian terhadap korban ini akan dilakukan selama dua hari dan akan dihentikan pada Rabu (7/1).
"Pencarian dilakukan mulai hari ini dan akan dihentikan besok, Rabu (7/1). Semoga korban dapat segera ditemukan dengan selamat," katanya.
Syafiq Ridhan Ali Razan (18), warga Kramat Utara, Magelang Utara, hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Saat itu Syafiq Ali mendaki bersama Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang. Keduanya naik melalui jalur pendakian Dipajaya Clekatakan pada Jumat (27/12) lalu. Himawan ditemukan tim SAR pada Selasa (30/12). Adapun Syafiq Ali hingga saat ini belum ditemukan.
- pendaki hilang
- Evakuasi Pendaki
- Festival Gunung Slamet
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Kualitas Udara Memburuk, Sejumlah Wilayah Sumsel Mulai Masuk Kategori Peringatan.
-
Aldila Belum Terbendung untuk Melangkah ke Babak 8 Besar
-
Emas Antam Makin Mahal! Harga Hari Ini Meroket Rp80.000 per Gram Jadi Rp2,725 Juta/Gram
-
Maliya dan Irfan Ditemukan Meninggal di Bawah Tebing Punggung Naga Gunung Piramid
-
ABK KM Masa Jaya Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Laut
-
Buntut Evakuasi 8 Pendaki Wanita, TNGGP Wajibkan Pendaki Mendaftar Resmi secara Daring, Bukan via Basecamp
-
SAR Gabungan Evakuasi 6 Mahasiswa dari Medan Curam Goa Kalibbong Alloa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.