Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Taktik, Ini Kunci Sukses John Herdman Antar Kanada ke Piala Dunia

📅 Senin, 05 Jan 2026, 22:26 WIB | Oleh:
Bukan Taktik, Ini Kunci Sukses John Herdman Antar Kanada ke Piala Dunia Doc: ANTARA/HO-Wikipedia.org
Ket. Mantan pelatih Timnas Kanada yang kini melatih Timnas Indonesia John Herdman.

JAKARTA - Kesuksesan John Herdman membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar disebut berakar pada pembinaan karakter, mental, dan budaya tim yang dibangun secara konsisten sejak level akar rumput.

Mantan pemain timnas Kanada, Jason deVos, membongkar rahasia kesuksesan John Herdman ketika Kanada mengakhiri penantian 36 tahun absen setelah lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar.

DeVos, yang menjadi director of development di timnas Kanada di periode Herdman menjadi pelatih kepala, menyebut kesuksesan yang didapatkan pelatih asal Inggris itu karena melakukan pendekatan yang berakar pada pembinaan karakter jangka panjang.

“Dukungan John Herdman terhadap prinsip pengembangan pemain jangka panjang, termasuk penggunaan aktivitas latihan dan format permainan yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan pemain, menegaskan jalur menuju level elite dalam sepak bola dimulai dari akar rumput,” kata DeVos yang juga menjad asisten pelatih Herdman di Toronto FC, dikutip dari Canada Soccer, Senin.

PSSI memperkenalkan Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia pada kemarin Sabtu. Pelatih berusia 50 tahun itu datang dengan reputasi bukan hanya sebagai perancang taktik, tetapi sebagai pembangun kultur atau budaya tim, khususnya melalui pendekatan ‘brotherhood’ alias persaudaraan di dalam ruang ganti.

Rekam jejak Herdman di Kanada, baik ketika menangani tim putra dan putri, menunjukkan perubahan yang dilakukan tidak berawal dari papan taktik, melainkan pembenahan mental, ego, dan dinamika ruang ganti.

Di bawah kepemimpinannya, Kanada dikenal memiliki kohesi yang kuat, rasa saling percaya, dan identitas kolektif yang solid termasuk penguatan di akar rumput.

“Pendekatan itu sejalan dengan prinsipnya yang berfokus pada pengajaran dasar-dasar permainan kepada pemain muda, sehingga memberi mereka peluang terbaik untuk mencapai level elite sepak bola,” kata DeVos, yang saat menjadi pemain memiliki 49 caps bersama timnas Kanada itu.

Konsep persaudaraan yang dibangun Herdman tercermin pada kedisiplinan emosional dan rasa tanggung jawab antarpemain. Junior Hoilett, yang menjadi bagian tim Kanada di Piala Dunia 2022, menggambarkannya sebagai kultur persaudaraan tanpa ego pribadi.

“Apa yang dibangun John Herdman di sini adalah budaya persaudaraan yang nyata, tanpa agenda pribadi. Semua orang berada di jalur yang sama dan tahu mengapa mereka berada di sini untuk tim nasional,” tutur Hoilett, yang kini berusia 35 tahun.

Dampak Herdman bahkan dirasakan pada level personal. Rhian Wilkinson, mantan pemain timnas putri Kanada, menyebut pengaruh Herdman tidak hanya terjadi di lapangan.

“John Herdman telah memengaruhi kami semua dalam cara yang sangat besar dan hanya sebagian kecil dari itu yang sebenarnya berkaitan langsung dengan sepak bola. Kedengarannya mungkin berlebihan, tapi ia mungkin telah mengubah saya sebagai pribadi, padahal saya baru mengenalnya ketika berusia 29 tahun,” ujar Wilkinson.

Bagi Diana Matheson, mantan pemain timnas putri Kanada, keberhasilan Herdman tidak semata diukur dari hasil pertandingan, tetapi dari cara tim mencapai tujuan bersama.

“Di tim John Herdman yang penting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi bagaimana kita memilih mencapainya. Gaya bermain itu penting, dengan siapa kita melakukannya juga penting, tetapi lebih penting lagi kami menjadi orang Kanada yang baik dalam skuad nasional,” ujar Diana yang saat ini berusia 41 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Tawuran di Stasiun Manggara...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp100.800...
Olahraga
Hasil Liga Italia: Tuan Rum...
Megapolitan
2 Bulan Buron, Polisi Ciduk...
Nasional
Soal Rencana Penyaluran Ban...
Ekonomi
Desain Bukan Sekadar Visual...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.