Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Penajam Paser Utara Perluas Cakupan Air Bersih Lewat Pipa Distribusi

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 11:25 WIB | Oleh:
Pemkab Penajam Paser Utara Perluas Cakupan Air Bersih Lewat Pipa Distribusi Doc: Antara Foto
Ket. Dewas Perumda Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur Nicko Herlambang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mengaktifkan pipa jaringan distribusi air bersih yang sebelumnya telah dibangun untuk memperluas cakupan layanan air bersih di kabupaten setempat.

"Jaringan pipa distribusi air bersih sudah selesai dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU dan mulai aktifkan," ujar Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benuo Taka Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang ketika ditanya mengenai cakupan layanan air bersih di Penajam, Minggu.

Ia mengatakan total jaringan pipa distribusi 127 meter dan sudah diaktifkan sekitar 60 persen, mulai dari wilayah Lawe-Lawe hingga Penajam.

Optimalisasi jaringan pipa distribusi air bersih tersebut, lanjutnya, dapat mendukung penambahan sambungan air bersih rumah tangga di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Pemerintah kabupaten komitmen meningkatkan pelayanan air bersih serta memperkuat pendapatan perusahaan daerah," katanya.

Pemkab Penajam Paser Utara melakukan penambahan kapasitas dan pemasangan sambungan air bersih ke rumah warga secara simultan serta Perumda Air Minum Benuo Taka fokus pada optimalisasi infrastruktur yang telah tersedia.

"Pemerintah kabupaten menargetkan cakupan layanan air bersih mencapai sekitar 80 persen dalam lima tahun ke depan," jelasnya.

Sampai saat ini dari 54 kelurahan dan desa, kata dia, baru terlayani 26 kelurahan dan desa, sehingga masih ada 32 desa dan kelurahan yang belum mendapatkan pelayanan air bersih.

Nicko Herlambang mengatakan upaya perluasan cakupan layanan air bersih terus dilakukan dan diharapkan ke depan pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

nurbaya mandan
nurbaya mandan
06 Jan 2026, 08:04 WIB.

Pak nicko maaf kapankah air PDAM mengalir di jln kavling Giri mukti....Pipax sudah ada ....tinggal menunggu airx lagi..... air bor di daerah kavling mengandung besi sehingga tidak layak buat di konsumsi ....merusak warna kain dan merusak warna ubin keramik...????????????

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Jokowi Pamerkan Kartu Anggota PSI

3 jam lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Jokowi Pamerkan Kartu Anggo...
Daerah
Pasar Kepulungan Gempol Ter...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.