Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur: Pemprov Sumut Gratiskan Pendidikan di Nias Mulai 2026

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 22:45 WIB | Oleh:
Gubernur: Pemprov Sumut Gratiskan Pendidikan di Nias Mulai 2026 Doc: YouTube Kemdikdasmen
Ket. Gubernur Sumatra Utara, Bobby Afif Nasution

MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatra Utara menggratiskan pendidikan SMA dan SMK di Kepulauan Nias mulai 2026. Gubernur Sumatra Utara, Bobby Afif Nasution, mengatakan kebijakan ini ditujukan mengatasi ketertinggalan akses dan kualitas pendidikan.

Bobby menyebut Kepulauan Nias masih menghadapi berbagai tantangan pendidikan serius. Persoalan tersebut mencakup akses, fasilitas, dan mutu pembelajaran.

“Di tengah nama besar kota Medan di tingkat nasional kami juga sadar ada daerah yang masih tertinggal Pak Menteri. Ada Kepulauan Nias yang masih masuk kategori daerah tertinggal dan persoalan pendidikan masih sangat-sangat perlu kita perhatikan," kata Bobby dalam sambutannya di acara Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMKN 7 Medan, Minggu (4/1).

Ia menegaskan pemerintah daerah perlu mengambil langkah afirmatif. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkecil kesenjangan antarwilayah.

“Untuk itu di Kepulauan Nias kami memberikan fasilitas sampai dengan tingkat SMA. Kami akan gratiskan biaya sekolah,” ucap Bobby.

Selain pembebasan biaya, Pemprov Sumut menyiapkan pembangunan sekolah unggulan. Sekolah tersebut mendukung program nasional penguatan sumber daya manusia.

"Kami akan membangun satu sekolah unggulan untuk juga mendukung program Bapak Presiden seperti sekolah rakyat. Izin Pak Menteri kami membuat sekolah Sukma yang akan kami mulai pembangunannya juga di tahun 2026 ini," ucap dia.

Bobby berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut. Ia mengundang Mendikdasmen untuk meresmikan sekolah unggulan tersebut nantinya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyatakan revitalisasi pendidikan nasional terus dipercepat. Program ini mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di daerah.

Mu’ti menyebut capaian revitalisasi nasional telah melampaui 85 persen. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan rampung awal 2026.

“Untuk program revitalisasi secara nasional, dengan anggaran Rp16,9 triliun, kita memberikan dukungan revitalisasi. Termasuk juga pembangunan unit sekolah baru untuk 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia,” ucap Mendikdasmen. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Rona
Avenged Sevenfold Gelar Kon...
Luar Negeri
Negara Bagian Johor Tutup S...

AS Bentuk Satgas Pengawasan “AI”

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
AS Bentuk Satgas Pengawasan...
Advertisement
Jokowi Tanggapi Upaya Pemakzulan Gibran Seiring Keputusan MK

Jokowi Tanggapi Upaya Pemakzulan Gibran Seiring Keputusan MK

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.