Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekda Bandung Optimis Investasi Capai Rp11,363 Triliun

📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Sekda Bandung Optimis Investasi Capai Rp11,363 Triliun Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Suasana pagi yang cerah di Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung, Jalan Cianjur, menjadi penanda semangat baru jajaran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung dalam menyongsong tahun kerja 2026.

Seluruh pegawai DPMPTSP mengikuti kegiatan kerja bakti yang dirangkai dengan pembinaan kepegawaian dan pengarahan langsung dari Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain, Jumat (2/1).

Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan lingkungan kantor, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi awal tahun, penguatan semangat aparatur, serta penegasan peran strategis DPMPTSP dalam menggerakkan roda investasi dan perekonomian Kota Bandung.

Dalam arahannya, Sekda memgingatkan pentingnya kebersamaan dan aksi nyata seluruh ASN dalam menghadapi tantangan pembangunan kota yang semakin kompleks.

Ia menyebut Bandung sebagai kota yang dinamis, dengan keterbatasan wilayah namun memiliki potensi ekonomi dan investasi yang sangat besar.

“Bandung ini kota kecil secara wilayah, tapi target investasinya besar. Di sinilah tantangan kita. Bukan hanya DPMPTSP, tapi seluruh perangkat daerah harus saling mendukung,” ujar Iskandar di hadapan para pegawai.

Sekda juga memberikan apresiasi atas perkembangan pesat Mal Pelayanan Publik Kota Bandung yang dinilainya semakin matang, inovatif, dan menjadi rujukan daerah lain.

Menurut dia, MPP bukan hanya pusat layanan administratif, tetapi juga wajah pemerintah di mata masyarakat.

Salah satu inovasi yang disorot adalah layanan wali nikah yang terintegrasi di MPP Kota Bandung dan menjadi satu-satunya di Indonesia. Dalam kurun waktu tiga bulan, layanan tersebut telah melayani sekitar 200 pasangan.

“Ini bukti bahwa pelayanan publik bisa dibuat mudah, dekat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Hal-hal seperti inilah yang harus terus dikembangkan,” ucap dia.

Iskandar Zulkarnain juga menyinggung transformasi birokrasi yang tengah berjalan, khususnya perubahan jabatan struktural ke fungsional.

Ia menilai, perubahan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai penurunan peran, melainkan sebagai upaya percepatan dan profesionalisasi kerja ASN.

“Sistem boleh berubah, tapi target dan kinerja tidak boleh turun. Saya yakin DPMPTSP mampu menjawab itu,” tegas dia.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Bandung, Erick Attauriq, melaporkan capaian kinerja dan langkah strategis yang tengah disiapkan jajarannya memasuki 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.