Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Jabar Perlu Waspada, Ada 1.242 Guncangan Gempa

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 19:54 WIB | Oleh:
Warga Jabar Perlu Waspada, Ada 1.242 Guncangan Gempa Doc: ist
Ket. waspada gempa

BANDUNG – Tak main-main bagi warga Jabar mesti ekstrawaspadakarena Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung mencatat sepanjang tahun 2025 telah terjadi sebanyak 1.242 kejadian gempa bumi di Provinsi Jawa Barat dan sekitarnya. 

"Dari 1.242 kali kejadian, guncangan gempa bumi terbesar yang tercatat adalah 5,3 magnitudo dan yang terkecil tercatat adalah 1,0 magnitudo,” kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Teguh Rahayu, di Bandung, Jumat. 

Teguh menyampaikan berdasarkan kedalaman, pusat gempa bumi berkedalaman kurang dari 60 kilometer sebanyak 1.092 kejadian, dan antara 60-300 kilometer 149 kejadian.

Sedangkan gempa bumi berkedalaman lebih dari 300 kilometer terjadi sebanyak satu dengan rentang 2 hingga 349 kilometer. “Sepanjang tahun 2025 terdapat 117 kali gempa bumi yang dirasakan,” kata dia. 

Lebih lanjut, dia menyebut salah satu gempa bumi yang dirasakan pada 2025 ini berkekuatan 4,7 magnitudo yang berpusat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada 20 Agustus.

Gempa tersebut dirasakan Purwakarta, Cikarang, Depok, Bandung, DKI Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi Timur, Tangerang, Pandeglang, Cianjur, Lebak dan Pelabuhanratu.

“Dampak gempa bumi ini sedikitnya merusak 70 bangunan, dengan rincian 36 rumah rusak ringan, 29 rusak sedang, dan lima fasilitas umum terdampak

Selain itu, BMKG menekankan pentingnya peningkatan pemahaman kepada warga dan pemangku kepentingan mengenai upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak gempa di wilayah tersebut.

“Kami mengimbau jika terjadi gempa bumi, masyarakat diminta untuk tenang, waspada, serta tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab,” kata Teguh.

BMKG Bandung memberikan rekomendasi bagi masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa.

Jika terjadi gempa bumi, masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, serta informasi dari BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.