Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Sebut RUU Sisdiknas Jaga Kelestarian Budaya Lewat Pendidikan

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 08:40 WIB | Oleh:
DPR Sebut RUU Sisdiknas Jaga Kelestarian Budaya Lewat Pendidikan Doc: antara foto
Ket. Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih

JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyampaikan bahwa revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), di antaranya bermanfaat menjaga kelestarian nilai-nilai budaya lewat sistem pendidikan.

"Saat ini, Komisi X DPR RI sedang intensif mendiskusikan revisi Undang-Undang Sisdiknas. Langkah ini diambil untuk memastikan integrasi nilai-nilai budaya tetap terjaga dan menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan, meskipun lembaga kementeriannya saat ini sudah berdiri sendiri," kata Fikri dikutip di Jakarta, Jumat (2/1).

Dengan memuat nilai budaya dalam sistem pendidikan, ujar dia, diharapkan warisan leluhur di tanah air tidak hanya menjadi pengingat masa lalu, tetapi juga terus hidup dan berkembang mengikuti perkembangan zaman.

Fikri berharap kebudayaan tidak hanya menjadi tontonan musiman atau pelengkap acara formal semata, melainkan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Ia menekankan pentingnya nilai-nilai ketimuran dan spiritualitas yang terkandung dalam budaya Indonesia untuk terus dijiwai oleh masyarakat agar tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada.

Fikri juga menyoroti kelestarian budaya, seperti musik Keroncong setelah menghadiri perhelatan Semarak Budaya 2025 bertajuk Pagelaran Musik Keroncong di Gedung Rakyat, Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Kegiatan itu merupakan wujud nyata kemitraan strategis antara Komisi X DPR RI dengan Kementerian Kebudayaan untuk memperkuat jati diri bangsa melalui seni musik tradisional di tengah arus budaya global yang masif.

Dalam acara tersebut, puluhan grup musik keroncong menunjukkan kebolehannya dengan menampilkan aransemen konvensional ataupun kolaborasi modern yang selaras dengan minat generasi muda saat ini. Panggung budaya tersebut menjadi semakin semarak saat alunan lagu-lagu legendaris, seperti "Bengawan Solo" dan "Gambang Semarang" bergema, bersanding dengan berbagai lagu kekinian yang dibalut nada keroncong yang khas.

Selain sajian musik, para pengunjung juga disuguhi pameran keris yang menambah kekayaan ragam budaya yang ditampilkan bagi masyarakat Tegal.

Fikri menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya kegiatan itu, terlebih dengan adanya transformasi struktur pemerintahan yang menempatkan Kementerian Kebudayaan sebagai lembaga mandiri.

Ia menjelaskan kementerian yang dulunya tergabung dalam satu lembaga, kini dipisah menjadi tiga bagian, yakni Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Perubahan struktur itu, menurutnya, harus menjadi momentum untuk memberikan perhatian yang lebih serius terhadap sektor kebudayaan nasional.

Legislator dari daerah pemilihan Jawa Tengah IX itu menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah sangat bergantung pada sejauh mana masyarakat mampu menghargai serta memperhatikan akar budayanya sendiri sebagai fondasi karakter bangsa.

“Melalui pagelaran seperti ini, kami berharap identitas unik budaya Indonesia tetap tegak berdiri dan menjadi kebanggaan bagi seluruh elemen masyarakat dalam merawat warisan leluhur demi masa depan bangsa yang berkarakter,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.