Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Libur Nataru 2025/2026, Penumpang ke Sabang dari Ulee Lheue Menurun

📅 Kamis, 01 Jan 2026, 08:13 WIB | Oleh:
Libur Nataru 2025/2026, Penumpang ke Sabang dari Ulee Lheue Menurun Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah penumpang menaiki kapal KMP BRR di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue saat libur natal dan tahun baru 2025, di Banda Aceh, Aceh, Rabu (1/1/2025).

 Jumlah penumpang tujuan wisata bahari ke Sabang, Aceh dari Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue Banda Aceh mengalami penurunan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kondisi ini sebagai dampak bencana banjir bandang dan longsor.

"Jumlah penumpang ke Sabang rata-rata harian mengalami penurunan 40 persen jika dibandingkan dengan libur Natal dan tahun sebelumnya," kata Kepala UPTD Sub Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh Husaini di Banda Aceh, Rabu (31/12).

Menurut dia, penurunan jumlah penumpang ke Sabang menyambut libur Natal dan tahun baru ini karena provinsi paling barat Indonesia ini sedang dilanda bencana, sehingga banyak akses terputus, terutama jalur darat.

"Bencana banjir menyebabkan jalur darat belum normal (penyebab penumpang) ke Sabang menurun," ujarnya.

Berbeda dari tahun sebelumnya (akhir 2024) atau menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025, jumlah penumpang ke Sabang dari pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh berkisar antara 3.000 hingga 4.000 orang lebih per harinya.

Husaini menyebutkan dalam beberapa hari terakhir jumlah penumpang ke Sabang tidak mencapai setengah jika dibandingkan tahun sebelumnya, yakni pada 28 Desember 2025 hanya 2.781 orang sedangkan waktu yang sama 2024 mencapai 4.219 orang.

Kemudian, pada 29 Desember 2025 sekitar 2.331 penumpang, tahun sebelumnya 4.389 orang, dan 30 Desember 2025 hanya 2023 orang, sedangkan sebelumnya 3.400 penumpang.

"Persentase penurunan penumpang tahun ini dibandingkan dengan 2024, pada 28 Desember kurang 34 persen, 29 Desember 47 persen dan 30 Desember 41 persen," kata Husaini.

Di sisi lain, tambah dia, untuk keberangkatan kapal tidak terjadi perubahan dari tahun sebelumnya, atau masih dengan jumlah rute yang sama, baik kapal lambat (Ferry-RoRo) maupun kapal cepat.

"Untuk kapal lambat yaitu Ferry RoRo tiga, dan empat kapal cepat Express Bahari. Rutenya masih tiga trip," demikian Husaini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.