Bursa Transfer Januari Arsenal: Prediksi Datang dan Pergi di Era Arteta

Kamis, 01 Jan 2026, 06:55 WIB

LONDON - Arsenal berada di posisi ideal di puncak klasemen Liga Inggris. Investasi besar bernilai ratusan juta poundsterling pada bursa transfer musim panas lalu kini mulai menunjukkan hasil, dan berpotensi terbayar lunas pada akhir musim 2025-2026, terlebih setelah hasil meyakinkan tengah pekan ini.

Tim asuhan Mikel Arteta mengirim pesan paling tegas dalam perburuan gelar lewat kemenangan telak 4-1 atas rival juara Aston Villa. Dalam laga itu, wajah-wajah baru dan pilar lama Arsenal tampil menyatu, memutus laju 11 kemenangan beruntun Villa di semua kompetisi sekaligus membawa The Gunners unggul sementara lima poin atas Manchester City.

Ket. Foto: Pelatih Arsenal Mikel Arteta memberikan pengarahan kepada pemain dalam salah satu laga Liga Inggris. — Sumber: AFP

Keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja intens Arteta bersama direktur olahraga Andrea Berta sepanjang bursa transfer musim panas, baik dalam mendatangkan pemain baru maupun memperpanjang kontrak pilar penting. Kedalaman skuad Arsenal pun kerap menjadi bahan pembicaraan, nyaris setiap pekan.

Minimnya pemain yang dilepas membuat aktivitas Arsenal pada bursa transfer Januari 2026 diperkirakan tidak terlalu ramai. Meski begitu, peluang di pasar tetap bisa dimanfaatkan, sementara masa depan beberapa pemain muda juga berpotensi menjadi sorotan. Berikut ulasan lengkap mengenai apa yang bisa diharapkan dari Arsenal pada bursa transfer Januari mendatang.

Pemain Masuk: Fokus Regenerasi Lini Tengah

Sebagian besar pendukung Arsenal tentu berharap klub bergerak agresif memburu Antoine Semenyo. Namun, dengan stok pemain sayap yang melimpah serta klausul rilis sang pemain yang mencapai 65 juta pound, langkah tersebut nyaris mustahil terealisasi pada Januari.

Jika Arsenal melakukan perekrutan, lini tengah kemungkinan menjadi prioritas utama. Christian Norgaard, Martin Odegaard, Declan Rice, Mikel Merino, dan Martin Zubimendi kini berada di usia puncak atau mendekatinya, sehingga kebutuhan akan regenerasi mulai mengemuka.

Nama Rodrigo Mendoza dari Elche mencuat sebagai target potensial. Gelandang 20 tahun itu dikabarkan memiliki klausul rilis sekitar 17,5 juta pound, nilai yang relatif rendah untuk pemain dengan potensi besar. Kehadirannya bisa menjadi investasi jangka panjang sekaligus memberi ruang istirahat bagi Rice dan Zubimendi yang kerap bermain tanpa henti.

Namun, Arsenal tidak sendirian. Real Madrid disebut memantau ketat perkembangan Mendoza. Jika The Gunners mampu mengamankan dana untuk transfer pertengahan musim, peluang merekrut pemain kelahiran 2005 itu tetap terbuka.

Alternatif lain adalah Ayyoub Bouaddi dari Lille, meski klub Prancis tersebut dikabarkan mematok harga 40–50 juta pound dan berupaya keras mempertahankannya hingga akhir musim. Chelsea juga disebut menjadi pesaing serius, sementara Bouaddi sendiri mungkin enggan meninggalkan menit bermain reguler demi peran terbatas di London Utara.

Nama lain yang patut diperhatikan adalah Darryl Bakola, gelandang 18 tahun milik Marseille. Kontraknya akan memasuki 18 bulan terakhir dan negosiasi perpanjangan belum menemui titik terang. Situasi ini membuka peluang Arsenal, meski Chelsea dan Newcastle United, yang pernah ia sakiti di Liga Champions, juga mengintai.

Di lini belakang, badai cedera sempat memicu wacana penambahan bek pada Januari. Bek tengah Rennes, Jeremy Jacquet, disebut masuk radar Arsenal. Namun, dengan kontraknya yang masih berlaku hingga 2029 serta pulihnya Jurrien Timber, Gabriel Magalhaes, dan Ben White, urgensi mendatangkan bek baru kini menurun.

Pemain Keluar: Fokus Menjaga Kedalaman Skuad

Dengan peluang meraih hingga empat gelar masih terbuka, Arsenal hampir pasti akan menolak tawaran untuk mayoritas pemain senior. Namun, dua pemain muda berpotensi mempertimbangkan masa depan mereka.

Ethan Nwaneri, pemain termuda dalam sejarah Liga Inggris, bahkan tak masuk skuad pertandingan kontra Aston Villa karena ketatnya persaingan. Pemain 18 tahun itu belum sekalipun menjadi starter liga musim ini dan baru mencatat 446 menit dari 11 penampilan di semua ajang. Penampilan terakhirnya di Premier League pun terjadi pada akhir November.

Jika ada tawaran peminjaman yang menarik, pihak Nwaneri bisa mempertimbangkannya. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Arteta.

Situasi serupa dialami Myles Lewis-Skelly. Meski menit bermainnya lebih banyak dibanding Nwaneri, bek kiri 19 tahun itu masih berada di bawah Piero Hincapie dan Riccardo Calafiori dalam hierarki tim. Dengan hanya satu kali starter di Premier League musim ini, peluangnya menembus skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 berada di ujung tanduk. Beberapa klub papan atas dikabarkan tertarik meminjamnya.

Kendati demikian, melemahkan skuad pada Januari tampaknya bukan langkah bijak bagi Arsenal, meski konsekuensinya Lewis-Skelly harus menunda ambisi tampil di Piala Dunia.

Jika Arsenal memutuskan melakukan penjualan besar demi keseimbangan finansial, Leandro Trossard atau Gabriel Martinelli disebut sebagai nama yang paling berpotensi menarik minat pasar. Namun, hengkangnya salah satu dari dua winger tersebut tetap akan menjadi kejutan besar di bursa transfer Januari.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.