Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Surabaya Bersumpah Lawan Premanisme

📅 Selasa, 30 Des 2025, 09:16 WIB | Oleh:
Wali Kota Surabaya Bersumpah Lawan Premanisme Doc: Istimewa
Ket. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengajak seluruh pemuda Surabaya untuk berani menolak segala bentuk diskriminasi atas dasar suku, agama, ras, dan golongan.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Surabaya menggelar deklarasi “Sumpah 100% Arek Suroboyo” di Plaza Internatio pada Senin (29/12) malam. Kegiatan tersebut diikuti oleh pemuda Karang Taruna hingga pemuda lintas suku di Kota Surabaya. 

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi turut hadir bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani. Tidak hanya itu, jajaran perangkat daerah (PD) Pemkot Surabaya turut hadir menyemarakkan kegiatan tersebut. 

Di momen tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi mengajak para pemuda untuk tidak terpengaruh dengan hal-hal yang dapat memecah belah warga Kota Surabaya. Dirinya juga tidak ingin, warga terpecah belah dengan adanya isu yang mengaitkan dengan suku tertentu di Kota Surabaya. 

“Maka arek-arek Surabaya jangan pernah terprovokasi. Jangan pernah arek Surabaya diadu,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu berpesan kepada seluruh pemuda di Kota Pahlawan, bahwa kota ini dibangun dari semangat berbagai karakter suku. Lebih lanjut, Cak Eri mengajak seluruh pemuda Surabaya untuk berani menolak segala bentuk diskriminasi atas dasar suku, agama, ras, dan golongan. 

“Maka saya minta anak-anak Surabaya, tolong jaga Kota Surabaya dengan keberanian, tapi dengan sifat yang beradab dan santun sesuai aturan. Surabaya ketika terjadi hal seperti itu (diskriminasi) tidak boleh diam. Surabaya harus tegas berani menentukan,” tegas Cak Eri. 

Cak Eri menyampaikan, jangan sampai kejadian pengrusakan rumah yang dialami seorang nenek beberapa waktu lalu terulang kembali di Surabaya. Cak Eri menyayangkan, adanya kejadian tersebut justru memicu diskriminasi suku tertentu. 

Cak Eri menekankan, bahwa Surabaya adalah kota hukum dan setiap permasalahan harus diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku, bukan melalui kekerasan atau keinginan pribadi. Dalam kesempatan ini, ia turut mengapresiasi kerja keras kepolisian yang telah menangkap pelaku perusakan tersebut sebagai bukti penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban kota, Cak Eri juga mengumumkan Pemkot Surabaya segera membentuk Satgas Anti Premanisme. Satgas ini melibatkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, dan para pemimpin suku di Kota Surabaya.

“Maka, hari ini tidak ada lagi premanisme di Kota Surabaya. Kita harus berani melawan premanisme. Kita harus satu, tapi dengan sisi hukum yang berjalan,” katanya.

Cak Eri ingin seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda, turut serta dalam Satgas ini. Selain itu, Cak Eri menambahkan, rencananya pemkot akan mengumpulkan semua organisasi masyarakat (ormas) dan seluruh suku yang ada di Kota Surabaya pada 31 Desember 2025. Dirinya berharap, seluruh Arek Suroboyo dapat hadir untuk berikrar bersama melawan premanisme.

“Saya titipkan Kota Surabaya kepada pemuda. Saya dan seluruh jajaran pemerintah kota hanya bisa menjaga. Tapi yang punya nasib kota ini adalah kalian semuanya para pemuda Kota Surabaya. Jangan pernah mau rumah kita dibakar, dirusak oleh orang lain, dijadikan perang suku,” pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.