OpenAI Buka Posisi Kepala Kesiapan dengan Gaji Sekitar Rp8,5 Milyar, Fokus ke Risiko AI Canggih
Selasa, 30 Des 2025, 20:45 WIBJAKARTA - OpenAI sedang membuka lowongan untuk posisi senior baru: Kepala Kesiapan yang akan fokus pada mitigasi risiko yang terkait dengan sistem kecerdasan buatan (AI) tingkat lanjut. Posisi ini dilengkapi kompensasi tahunan sekitar USD 555.000, ditambah ekuitas, yang jika dikonversi ke rupiah saat ini nilainya berada di kisaran Rp8,5 miliar per tahun.
CEO OpenAI, Sam Altman, secara terbuka mengonfirmasi lowongan tersebut melalui unggahan di media sosial. Ia menyebut peran ini sebagai pekerjaan yang sangat menuntut dan bisa menegangkan, mengingat tanggung jawab besar yang diemban.
Menurut deskripsi pekerjaan, Kepala Kesiapan akan bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan mengurangi dampak negatif potensial dari kemampuan AI, termasuk risiko terhadap kesehatan mental, keamanan siber, dan penyalahgunaan biologis. Peran ini juga mencakup pengembangan strategi untuk menghadapi skenario di mana potensi penyalahgunaan alat AI berkembang lebih cepat dibanding kemampuan pertahanan untuk menanganinya.
Dorongan untuk merekrut posisi ini muncul seiring kemampuan sistem AI yang semakin canggih dan sulit diprediksi. Altman menyatakan bahwa model-model terbaru cukup mampu menciptakan tantangan nyata, terutama dalam skenario penyalahgunaan di mana penyerang dapat memanfaatkan sistem AI sebelum ada langkah mitigasi yang efektif.
Posisi ini bukan benar-benar baru, namun fungsinya berubah dari apa yang sebelumnya dijalankan. Kepala Kesiapan sebelumnya, Aleksander Madry, dipindahkan tahun lalu ke fokus lain yang berkaitan dengan penalaran AI, sementara aspek keselamatan menjadi tanggung jawab sekunder. Dengan lowongan baru ini, kesiapan kembali menjadi fungsi eksekutif yang berdiri sendiri dan dianggap strategis oleh perusahaan.
Waktu pembukaan posisi ini juga menarik perhatian, karena bertepatan dengan meningkatnya sorotan terhadap risiko reputasi dan operasional yang ditimbulkan oleh teknologi AI. Banyak perusahaan kini menekankan pentingnya pengelolaan risiko AI dalam pengajuan regulasi, dan OpenAI sendiri telah mengakui bahwa beberapa model yang akan datang dapat menimbulkan ancaman keamanan siber yang lebih kuat.
Sebagai respons, perusahaan mengatakan tengah memperluas sistem pemantauan serta melatih model untuk menolak permintaan yang berpotensi membahayakan keamanan. Selain itu, isu terkait kesehatan mental juga menjadi perhatian utama. OpenAI menghadapi pengawasan publik setelah beberapa tuntutan hukum yang menuding interaksi berbahaya dengan ChatGPT. Investigasi eksternal juga mendokumentasikan kasus di mana pengguna mengalami tekanan emosional berat dalam percakapan panjang dengan sistem tersebut.
Untuk mengatasi hal ini, OpenAI telah memperbarui cara ChatGPT menangani topik-topik sensitif. Perusahaan menambahkan sumber daya krisis dalam respons sistem, serta mendanai penelitian yang mempelajari hubungan antara AI dan kesehatan mental.
Dalam konteks tersebut, peran Kepala Kesiapan dirancang berada di persimpangan kemampuan teknis dan dampak nyata di masyarakat. Posisi ini akan bertugas mengantisipasi berbagai cara sistem baru dapat disalahgunakan dan merumuskan strategi perilisan yang membatasi kerugian tanpa menghentikan pengembangan teknologi.
Langkah ini tidak menunjukkan ambisi OpenAI melambat. Sebaliknya, perekrutan posisi senior ini mencerminkan pengakuan bahwa seiring AI mendekati kemampuan otonom dan penalaran tingkat tinggi, perencanaan keselamatan harus dilakukan lebih awal dalam siklus pengembangan dengan otoritas yang kuat.
- Artificial Intelligence (AI)
- ChatGPT
- CEO OpenAI Sam Altman
- Keamanan Digital
- OpenAI
- AI
- Akal Imitasi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Jadwal Imsak Hari Ini Jakarta dan Sekitarnya, 2 Maret 2026: Ayo Sahur Agar Berkah!
-
Kemenko PMK perkuat edukasi keamanan digital
-
Peta Persaingan Dompet Digital 2026: Apa E-Wallet Terpopuler Pilihan Gen Z?
-
Wagub Minta Pembukaan MTQ Nasional 2026 Tonjolkan Kekhasan Jawa Tengah
-
Microsoft Teams Luncurkan Fitur Keamanan Otomatis, Blokir Chat Beresiko
-
Lowongan Kerja BPJS Kesehatan 2026: Cek Syarat, Cara Daftar, dan 4 Posisi PATT D3-S1
-
Hotel Sultan Tetap Beroperasi, Pemerintah Ambil Alih Kelola dari Swasta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.