Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Malang-Batu Jadi Destinasi Wisata Favorit, Dishub Jatim Siapkan Rekayasa Lampu Lalu-lintas Hingga Arus Satu Arah

📅 Selasa, 30 Des 2025, 13:07 WIB | Oleh:
Malang-Batu Jadi Destinasi Wisata Favorit, Dishub Jatim Siapkan Rekayasa Lampu Lalu-lintas Hingga Arus Satu Arah Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Kadishub Jatim, Nyono, juga mengimbau, agar wisatawan arung jeram dan pesisir Malang Selatan berhati-hati terhadap potensi lonjakan arus dari hulu dan gelombang tinggi.

SURABAYA - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan sejumlah skema yang akan diterapkan untuk mengantisipasi kemacetan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Kadishub Jatim, Nyono, mengatakan, dari sekitar 119 juta pergerakan nasional arus orang dalam masa libur Nataru 2025, 16,8 juta orang masuk ke Jatim, sedangkan arus keluar sebanyak 14,1 juta orang. Dan  seperti pada tahun-tahun sebelumnya, dalam musim libur Nataru kali ini kawasan Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu) masih menjadi favorit tujuan wisata warga Jatim maupun pendatang. 

"Arus wisatawan didominasi ke arah Malang, Malang Selatan dan Batu. Angka pastinya belum ada tapi kepadatan lalu-lintas di wilayah Malang Raya ini memang luar biasa sejak menjelang Natal. Yang kami waspadai lonjakan tanggal 31 (Desember)," tuturnya di Surabaya, Selasa (30/12).

Untuk mengantisipasi lonjakan arus wisatawan yang didominasi kendaraan pribadi tersebut, Dishub Jatim telah menyiapkan skenario rekayasa lalu-lintas, mulai dari pengaturan waktu lampu lalu-lintas atau traffic light, serta pengaturan arus satu arah. 

"Kalau terlalu banyak yang ke arah Kota Malang atau Kota Batu, nanti kita buat "One Way" (satu arah), namun itu diskresi Lantas setempat. Tapi ini alternatif terakhir karena banyak masyarakat yang berkepentingan di jalur itu."

"Kami juga sudah instruksikan ke dinas perhubungan kabupaten/kota untuk menyesuaikan merah-kuning-hijau (traffic light) yang menuju daerah wisata, waktu lampu hijaunya diperpanjang. Dan arus balik juga kita sesuaikan lagi, hijaunya lebih lama," ungkapnya. 

Tak lupa Nyono menghimbau agar wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantai di pesisir Malang Selatan dan wisata Arung Jeram agar berhati-hati mengingat tren cuaca ekstrem belakangan. 

"Pantai biasanya kalau cuaca hujan disertai dengan gelombang tinggi. Himbauannya agar masyarakat jangan terlalu jauh dari pengawasan petugas di tepi pantai. Begitu juga dengan wisata arung jeram harus mengikuti rambu-rambu karena potensi lonjakan arus dari hulu jika hujan deras,"pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.