Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

204 Huntara di Aceh Tamiang Siap Dihuni pada 1 Januari 2026

📅 Selasa, 30 Des 2025, 09:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
204 Huntara di Aceh Tamiang Siap Dihuni pada 1 Januari 2026 Doc: ANTARA
Ket. Pekerja membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (28/12/2025).

JAKARTA - PT Nindya Karya memastikan 204 unit hunian sementara (huntara) untuk korban banjir dan longsor di Aceh Tamiang, Aceh siap dihuni pada 1 Januari 2026 dan dijadwalkan akan diresmikan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Utama PT Nindya Karya Firmansyah dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, mengatakan proyek tersebut merupakan hasil kerja bakti tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya yang mendapat penugasan langsung dari pemerintah.

"Huntara ini memang kami rancang agar bisa segera dihuni masyarakat terdampak. Target awal, 204 unit sudah siap pada 1 Januari 2026,” kata Firmansyah di Aceh Tamiang pada Senin (29/12).

Ia menjelaskan, total huntara yang dibangun mencapai 600 unit sebagai bagian dari program pemulihan pascabencana banjir di Aceh Tamiang. Huntara tersebut disiapkan untuk memindahkan warga dari tenda-tenda pengungsian agar segera menempati hunian yang lebih layak.

Kami mendapat perintah membangun huntara ini dengan waktu sangat terbatas, hanya tujuh hari. Meski sempat terkendala hujan dan mundur dua hari, progres tetap berjalan baik," katanya.

Firmansyah mengemukakan, huntara dibangun dengan konstruksi cepat dan kuat. Fondasi menggunakan sistem ompak, sementara kolom dan atap memakai baja ringan.

“Baja ringan ini tahan karat dan memungkinkan pengerjaan cepat, sehingga kami yakin kualitasnya aman dan layak," tuturnya.

Selain bangunan hunian semi permanen, kawasan huntara juga dilengkapi fasilitas pendukung, di antaranya mushalla, kamar mandi umum, klinik, serta area bermain anak.

"Kami juga menambahkan landscaping (ruang terbuka) dan playground (area bermain). Ini penting untuk membantu pemulihan mental anak-anak pascabencana," ujar Firmansyah.

Ia menambahkan, kawasan huntara akan dipagari agar tertata sebagai satu kompleks yang nyaman dan aman bagi warga. Setiap unit huntara memiliki satu kamar, dengan kamar mandi terpisah di area fasilitas umum.

Firmansyah menyebut, fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung aktivitas warga, terutama menjelang Ramadhan 2026.

"Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan baik. Karena itu, mushalla dan fasilitas pendukung kami siapkan sejak awal," ucapnya.

Ia juga mengungkapkan, pemerintah berencana melakukan groundbreaking pembangunan hunian tetap (huntap) di lokasi seberang kawasan huntara yang sedang dibangun saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Kasus ISPA Ditemukan di Tuj...
Olahraga
Kabar Terbaru Asian Games 2...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.