Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPPG Polda Kepri Evaluasi Kinerja Relawan Dapur Selama Libur Sekolah

📅 Minggu, 28 Des 2025, 10:30 WIB | Oleh:

Dapur SPPG Nongsa 3 Batu Besar memasok MBG untuk 3.978 penerima manfaat, terdiri atas 17 sekolah dan tiga posyandu.

SPPG Polda Kepri liburkan MBG untuk sekolah fokus kelompok B3

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nongsa 3 Batu Besar yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) meliburkan produksi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolah dan fokus untuk kelompok B3.

Kepala Dapur SPPG Nongsa 3 Batu Besar Eva Andriani mengatakan Dapur SPPG Nongsa 3 Batu Besar masih memproduksi MBG di hari libur sekolah sesuai instruksi Badan Gizi Nasional (BGN).

“MBG untuk sekolah tidak ada produksi, tapi kami produksi MBG untuk posyandu saja,” kata Eva di Batam, Sabtu.

Dia menjelaskan, selama libur sekolah seluruh SPPG diinstruksikan untuk menyalurkan MBG kepada penerima manfaat tanpa terkecuali, baik itu sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita atau kelompok B3, dengan catatan cara pemberiannya dilakukan seminggu dua kali.

Selama libur sekolah, lanjut dia, BMG didistribusikan pada hari Senin dan Kamis dengan jadwal satu makanan basah (siap santap) dan dua menu makanan kering (kemasan). Begitu juga di hari Kamis.

“Jadi Senin diantarkan satu makanan basah, dua makan kering untuk hari Selasa dan Rabu. Kemudian hari Kamis dikirim satu menu basah dan dua menu kering untuk hari Jumat dan Sabtu,” jelasnya.

MBG untuk sekolah, kata dia, tidak diantarkan dikarenakan beberapa sekolah tidak mau menerima dengan alasan siswa dan guru banyak yang pulang kampung selama libur sekolah, sehingga sekolah khawatir tidak bisa menghandel pendistribusian MBG.

“Kalau sekolah-sekolah tidak bersedia kami tidak mengirim (MBG), kebetulan seluruh sekolah di bawah naungan kami tidak ada yang bersedia, jadi kami hanya memproduksi MBG untuk B3,” ujarnya.

Dapur SPPG Nongsa 3 Batu Besar memasok MBG untuk 3.978 penerima manfaat, terdiri atas 17 sekolah dan tiga posyandu.

Sejak 22 Desember 2025, Dapur SPPG Nongsa 3 Batu Besar hanya memproduksi MBG untuk 590 penerima manfaat dari kelompok B3.

Eva mengatakan pihaknya masih menunggu pengumuman dari BGN terkait kapan akan memproduksi MBG untuk sekolah. Informasi awal mengatakan antara tanggal 5 dan 8 Januari 2026, tetapi belum diputuskan.

“Kami masih menunggu keputusan BGN untuk tanggal produksi MBG seperti semula,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.