Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapolri Nilai Museum Marsinah Bentuk Penghormatan Perjuangan Aktivis Buruh

📅 Minggu, 28 Des 2025, 06:50 WIB | Oleh:
Kapolri Nilai Museum Marsinah Bentuk Penghormatan Perjuangan Aktivis Buruh Doc: Antara Foto
Ket. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,Gubernur Jatim Khofifah Indar Paranwansa saat ziarah di makam pahlawan nasional yang juga aktivis buruh Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (27/12).

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atas pendirian Museum Pahlawan Nasional Marsinah, di Nganjuk, Jawa Timur, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi Marsinah, sebagai aktivis buruh.

Kapolri mengatakan pendirian museum itu sebagai bentuk penghormatan bagi Marsinah yang kini sudah ditetapkan sebagai salah satu pahlawan nasional dari buruh oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Tentunya kegiatan ini kami harapkan bisa bermanfaat untuk terus menjaga semangat yang sudah diwariskan oleh almarhumah Marsinah kepada rekan-rekan buruh untuk terus mengawal dan memperjuangkan hak buruh," katanya di sela-sela peletakan batu pertama Museum Pahlawan Nasional Marsinah, di Nganjuk, Sabtu.

Ia mengatakan, dalam memperjuangkan hak buruh tentunya juga harus disampaikan dengan baik, disampaikan terukur sehingga pesannya sampai dan hak buruh bisa terealisasikan.

Selain itu, dengan penyampaian pesan yang baik turut serta menjaga iklim investasi, pertumbuhan ekonomi yang kondusif.

Dirinya juga ingin agar ke depan dengan dibangunnya museum ini bisa memunculkan pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, yang merupakan lokasi makam Marsinah.

"Mungkin akan ada kunjungan dari rekan-rekan buruh dari seluruh Indonesia, yang tentu saja menghidupkan UMKM. Dan tentunya manfaat bisa dirasakan masyarakat di wilayah desa ini," kata Kapolri.

Terkait dengan peletakan batu pertama, Kapolri mengatakan proses pembangunan akan berjalan. Diharapkan saat peringatan Hari Buruh 2026, proses pembangunan bisa selesai.

Ia berharap, agar ke depan dengan semangat yang ditularkan oleh Marsinah bisa membawa kebaikan untuk berjuang, mewujudkan Indonesia yang maju, menyejahterakan rakyatnya dan menjadi negara besar serta kuat.

Tokoh Buruh Nasional sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan dalam pembangunan museum tersebut tidak menggunakan dana dari APBD maupun dari APBN melainkan murni dari yayasan pekerja maupun donasi buruh.

"Pembangunan gedung museum ini tidak menggunakan APBN maupun APBD. Jadi itu murni dari yayasan pekerja, donasi buruh dan iuran. Buruh bersyukur punya pahlawan seperti Ibu Marsinah dan teman-teman bersedia melakukan iuran untuk pembangunan gedung tersebut," kata dia.

Ia juga sudah membicarakan terkait dengan pembangunan museum ini kepada Presiden Prabowo Subianto. Dari hasil pembicaraan, Presiden berkenan untuk meresmikan dan hadir langsung.

Selain itu, dirinya juga berterimakasih atas dukungan dari Kapolri yang mendukung perjuangan buruh tetap di relnya, taat pada hukum dan tetap dalam koridor aturan hukum. Buruh juga mendapatkan kebebasan berekspresi, berpendapat, berdemokrasi sesuai dengan aturan.

Peletakan batu pertama dilakukan di tanah kelahiran Marsinah, yang berada di sebelah timur rumah masa kecilnya Marsinah. Dalam kunjungannya, Kapolri juga ziarah di makam Marsinah.

Sementara itu, kakak dari almarhum Marsinah, Marsini terharu dan berterimakasih atas pembangunan museum tersebut. Lokasi pembangunan tersebut adalah tanah lahir dari adik kandungnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.