Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Damkarmat Lampung Selatan Evakuasi Buaya Peliharaan Warga di Natar

📅 Minggu, 28 Des 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Damkarmat Lampung Selatan Evakuasi Buaya Peliharaan Warga di Natar Doc: ANTARA/HO/Damkarmat Lampung Selatan
Ket. Petugas Damkarmat Lampung Selatan saat mengevakuasi seekor buaya berusia 28 tahun milik warga di Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Minggu.

NATAR, LAMPUNG SELATAN - Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan berhasil mengevakuasi seekor buaya muara yang dipelihara warga di Desa Merak Batin, Kecamatan Natar.

Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah, di Kalianda, Minggu (28/12), mengatakan, evakuasi tersebut dilakukan atas laporan warga tentang adanya buaya muara yang dipelihara salah seorang warga sudah membesar.

“Iya, benar petugas Damkarmat dari Posko Natar telah melakukan evakuasi terhadap seekor Buaya yang pelihara di dalam bak selama 28 tahun di Dusun Tanjung Waras, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar,” katanya.

Ia menjelaskan, evakuasi buaya tidak terlalu lama, hanya memakan waktu satu jam saja. Dengan dibantu warga yang memelihara, kata dia, buaya tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke posko Damkar untuk kemudian diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung dan dikembalikan ke tempat yang jauh dari pemukiman warga.

“Proses evakuasi dilakukan oleh petugas dan dibantu warga setempat, tim mendapatkan laporan pada Minggu pagi pukul 09.00 WIB, kemudian setelah mendapatkan laporan petugas berangkat dan tiba di lokasi jam 10.00 WIB, setelah itu kami mempersiapkan peralatan dan berhasil mengevakuasi pukul 11.00 WIB,” ucapnya.

Menurutnya, buaya itu dipelihara sejak tahun 1998. Dimana pada waktu itu hewan reptil tersebut masih berukuran kecil.

“Awalnya Bapak Jarkasih menghubungi call center Mako Kalianda, tentang adanya seekor buaya yang mereka pelihara selama 28 tahun dan minta untuk dievakuasi dikarenakan sudah membahayakan dan ditakutkan menggigit pemiliknya,” ucapnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.