Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Junta Myanmar Cabut Jam Malam di Yangon Jelang Pemilu

📅 Sabtu, 27 Des 2025, 11:05 WIB | Oleh:
Junta Myanmar Cabut Jam Malam di Yangon Jelang Pemilu  Doc: AFP/Sai Aung Main

YANGON - Junta yang berkuasa di Myanmar pada Jumat (26/12) mengatakan bahwa mereka akan mencabut jam malam yang diberlakukan di Yangon sejak kudeta tahun 2021, hanya beberapa hari sebelum dimulainya pemilihan yang mereka sebut sebagai kembalinya keadaan normal.

Militer melakukan kudeta pada tahun 2021 yang menggulingkan pemerintahan terpilih Myanmar dan memicu protes prodemokrasi besar-besaran di berbagai kota di seluruh negeri.

Saat pasukan keamanan berjuang untuk menumpas para demonstran, junta memberlakukan jam malam dari senja hingga subuh di kota terbesar Yangon, rumah bagi sekitar tujuh juta orang

Dalam beberapa tahun sejak itu, durasi jam malam telah menyusut secara bertahap, dan junta mengatakan bahwa pemberlakuan jam malam dari pukul 1 pagi hingga 3 pagi (2.30 pagi hingga 4.30 pagi, waktu Singapura) akan dicabut mulai Sabtu (27/12).

"Stabilitas regional di wilayah Yangon kini membaik," kata juru bicara junta, Zaw Min Tun.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa keputusan itu dibuat untuk meningkatkan urusan ekonomi, sosial dan keagamaan, untuk kenyamanan transportasi masyarakat dan untuk meningkatkan pengembangan bisnis.

Militer menumpas gerakan protes, tetapi banyak aktivis meninggalkan kota untuk bertempur sebagai gerilyawan bersama pasukan minoritas etnis yang kuat yang telah lama berkuasa di wilayah pinggiran negara itu.

Dinamika tersebut telah menjerumuskan Myanmar ke dalam perang saudara yang menewaskan ribuan orang, menyebabkan lebih dari 3,6 juta orang mengungsi, dan membuat separuh penduduk negara itu hidup dalam kemiskinan, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Militer mengambil alih dan membuat tuduhan bahwa pemerintah Aung San Suu Kyi mengalahkan lawan-lawan promiliter mereka melalui kecurangan pemilu besar-besaran.

Namun junta telah menyelenggarakan pemilihan umum baru, yang dimulai secara bertahap pada hari Minggu (28/12) dan dijadwalkan berlangsung selama sebulan, dengan janji akan mengembalikan demokrasi.

Suu Kyi tetap dipenjara dan partainya yang sangat populer telah dibubarkan, dan pemilu tersebut dikritik secara luas oleh pengawas demokrasi sebagai upaya untuk mengubah citra pemerintahan militer.

Meskipun jam malam di Yangon hanya dua jam, kehidupan malam kota ini tetap hancur sejak pandemi Covid-19 dan kudeta yang melanjutkan pembatasan ketat

Sulit untuk mendapatkan taksi saat malam menjelang dan banyak restoran serta bar tutup lebih awal, bahkan di akhir pekan.

Saat junta memerangi lawan-lawannya, mereka juga memberlakukan perintah wajib militer untuk merekrut pria muda ke dalam barisan mereka, membuat mereka waspada terhadap kemungkinan dipaksa bergabung dalam pertempuran di malam hari. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.