Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Rehabilitasi Lahan, Dinas Kehutanan Papua Barat Salurkan 47.485 Bibit Tanaman Serbaguna

📅 Sabtu, 27 Des 2025, 07:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Rehabilitasi Lahan, Dinas Kehutanan Papua Barat Salurkan 47.485 Bibit Tanaman Serbaguna Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat Jimmy Walter Susanto saat ditemui awak media di Manokwari.

MANOKWARI – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Papua Barat menyalurkan 47.485 batang bibit tanaman serbaguna untuk mendukung rehabilitasi lahan, pembangunan hutan rakyat, dan penguatan perhutanan sosial.  

Kepala Dishut Papua Barat, Jimmy Walter Susanto, di Manokwari, Sabtu (27/12), mengatakan penyediaan bibit tanaman serbaguna (multi purpose tree species) merupakan bagian dari kegiatan perbenihan tanaman hutan. 

"Penyediaan dan penyaluran bibit MPTS dilakukan sepanjang tahun 2025 melalui unit-unit teknis kehutanan dan kesatuan pengelolaan hutan," kata Jimmy.

Menurut dia, penyediaan bibit MPTS serta tanaman hias tidak hanya menjawab kebutuhan rehabilitasi lingkungan, tetapi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui skema perhutanan sosial. 

Bibit yang diproduksi memiliki fungsi ekologis sekaligus nilai ekonomis, sehingga dapat dimanfaatkan untuk penghijauan serta pembangunan usaha berbasis kehutanan di tingkat kelompok tani hutan.

"Melalui perbenihan ini, kami tidak hanya mengejar pemulihan tutupan lahan, tapi mendorong kemandirian masyarakat mengelola sumber daya hutan secara lestari," ujarnya.

Ia menjelaskan, produksi serta distribusi bibit MPTS dilakukan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Manokwari Selatan sebanyak 9.081 batang, CDK Teluk Wondama 3.700 batang, dan CDK Fakfak 3.300 batang.

Kemudian, CDK Teluk Bintuni 6.261 batang, Balai Perbenihan dan Persemaian Tanaman Hutan (BPPTH) Papua Barat 9.921 batang, KPHP Teluk Bintuni 7.361 batang, KPHP Fakfak 3.300 batang, dan KPHL Manokwari 4.561 batang.

"Jenis tanaman MPTS atau serbaguna itu seperti, matoa, pala, kelapa, sagu, masohi, dan lainnya," kata Jimmy.

Selain itu, pihaknya telah melakukan pemasangan media informasi perlindungan hutan di tujuh kabupaten se-Papua Barat sebagai bagian dari bentuk edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Optimalisasi pelaksanaan setiap program pelestarian hutan di luar kawasan hutan negara secara berkelanjutan, tidak terlepas dari kontribusi dan peran aktif dari masyarakat lokal setempat.

"Kemungkinan anggaran untuk tahun depan mengalami pengurangan. Tentu ini berdampak pada jumlah program kegiatan yang akan kami kerjakan," ucap Jimmy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.