Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

APBD DKI Jakarta 2026 Turun Tajam, Fokus Pada Bansos KLJ, KAJ, dan KPDJ

📅 Sabtu, 27 Des 2025, 12:05 WIB | Oleh:

Di sektor transportasi, subsidi angkutan umum tetap dipertahankan dengan nilai besar. Transjakarta mendapat Rp3,75 triliun, Bus Sekolah Rp105,38 miliar, MRT Jakarta Rp536,70 miliar, dan LRT Jakarta Rp325,28 miliar.

Layanan angkutan kapal perairan juga dialokasikan Rp100,19 miliar untuk menjamin konektivitas wilayah kepulauan. Langkah ini ditujukan agar mobilitas warga tetap terjangkau dan merata.

Di bidang pendidikan, Pemprov DKI mengalokasikan Rp19,75 triliun atau 26,59 persen dari total belanja daerah. Anggaran ini melampaui ketentuan mandatory spending pendidikan minimal 20 persen.

Program Kartu Jakarta Pintar Plus memperoleh Rp3,25 triliun dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul sebesar Rp399 miliar. Selain itu, sekolah swasta gratis mendapat Rp282,46 miliar dan rehabilitasi sekolah Rp126,12 miliar.

Pada sektor kesehatan, anggaran BPJS Kesehatan mencapai Rp1,40 triliun. Pembangunan fasilitas kesehatan dialokasikan Rp360,49 miliar dan pengadaan alat kesehatan Rp165,16 miliar.

Salah satu perhatian utama APBD 2026 adalah keberlanjutan program bantuan sosial. Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran signifikan untuk KLJ, KAJ, dan KPDJ.

Untuk Kartu Lansia Jakarta, anggaran yang disiapkan mencapai Rp625,89 miliar. Kartu Anak Jakarta memperoleh Rp100,10 miliar dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta sebesar Rp76,45 miliar.

Di sektor ketenagakerjaan, pelatihan keterampilan kerja dan Mobile Training Unit dianggarkan Rp63,44 miliar. Program pelatihan SIM A, tenaga kerja mandiri, dan peningkatan produktivitas juga tetap berjalan.

Michael menegaskan seluruh program dalam APBD 2026 akan dijalankan secara transparan dan akuntabel. Pemprov DKI berharap anggaran tersebut tetap memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.