Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komdigi Apresiasi Gerak Cepat TelkomGroup Pulihkan Jaringan dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Aceh Tamiang

📅 Kamis, 25 Des 2025, 17:42 WIB | Oleh:
Komdigi Apresiasi Gerak Cepat TelkomGroup Pulihkan Jaringan dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Aceh Tamiang Doc: Telkomsel
Ket. Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna turut disaksikan Wamen Komdigi Nezar Patria saat memberikan bantuan CSR ke titik-titik yang membutuhkan di Aceh Tamiang Rabu (24/12/2025).

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria mengapresiasi langkah cepat TelkomGroup dalam memulihkan jaringan telekomunikasi serta menyalurkan bantuan kemanusiaan pascabencana di wilayah Sumatera, khususnya Aceh Tamiang. Upaya pemulihan yang dilakukan secara gotong royong dinilai berdampak langsung terhadap kembalinya aktivitas masyarakat serta pemulihan ekonomi daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Wamen Komdigi Nezar Patria bersama jajaran TelkomGroup meninjau STO Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (24/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau sejumlah titik vital, termasuk RSUD Aceh Tamiang, untuk memastikan layanan komunikasi kembali berfungsi secara optimal.

“Hari ini kami meninjau beberapa titik pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh Tamiang, termasuk objek vital seperti RSUD. Kami memastikan rumah sakit beroperasi dengan stabil dan telah terhubung dengan jaringan komunikasi. Keadaan layanan kesehatan ini juga sudah kami laporkan kepada Menteri Kesehatan menggunakan jaringan yang sudah diperkuat,” ujar Nezar.

Nezar menambahkan, TelkomGroup memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh Tamiang yang saat ini telah mencapai lebih dari 80 persen dan ditargetkan meningkat hingga 90 persen pada 27 Desember 2025. Tantangan utama berupa keterbatasan pasokan listrik telah diantisipasi melalui penyediaan genset oleh TelkomGroup.

“TelkomGroup telah menyiapkan genset sebagai langkah antisipasi jika jaringan listrik terkendala. Sekitar 100 unit genset dan 500 unit handphone akan disalurkan ke titik-titik yang membutuhkan di Aceh Tamiang. Kementrian Komdigi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim TelkomGroup yang bekerja keras di lapangan menjaga jaringan telekomunikasi bisa stabil kembali,” lanjutnya.

Menurut Nezar, pemulihan jaringan telekomunikasi tidak hanya penting dari sisi konektivitas, tetapi juga menjadi fondasi kebangkitan ekonomi masyarakat. “Dengan jaringan mulai kembali normal, aktivitas di pasar mulai tumbuh, masyarakat kembali beraktivitas, dan semangat warga pun bangkit. Semoga kolaborasi ini terus menguat dari semua instansi dan kita terus bersinergi, berkolaborasi untuk membuat Aceh Tamiang bangkit dan pulih,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna menjelaskan bahwa Telkomsel terus mempercepat pemulihan jaringan di Aceh Tamiang dan Gayo Luwes, dengan target tingkat pemulihan mencapai 90 persen pada 27 Desember 2025. “Kendala saat ini adalah kestabilan listrik, maka dari itu kami telah menghadirkan genset untuk memastikan layanan telekomunikasi tetap berjalan,” jelas Indra.

Secara keseluruhan, pemulihan layanan Telkomsel di wilayah Sumatera telah mencapai 97 persen. Untuk wilayah Aceh, pemulihan telah mencapai 90 persen, Sumatera Utara 98,9 persen, dan Sumatera Barat 99 persen. Dari 33 area terdampak, sebanyak 26 area telah berhasil dipulihkan. Sementara dari 123 OLT yang terdampak, 120 OLT telah kembali beroperasi.

Untuk mendukung pemulihan jaringan, TelkomGroup melalui Telkomsel mengerahkan 470 unit genset, 78 kit satelit, 800 paket baterai, serta 156 radio unit. Selain itu, TelkomGroup juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan melalui program Telkom Peduli, di antaranya 103 unit genset di Aceh, 37 unit sumur bor, 500 unit handphone, 4 unit tenda, bantuan sembako di 161 posko, bantuan usaha untuk 682 warga, 4 unit alat berat beserta truk pengangkut, 6 posko kesehatan, serta dapur umum di tiga lokasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.