Aceh Masih Diguyur Hujan, BMKG Ingatkan Warga Dua Hari ke Depan
📅 Kamis, 25 Des 2025, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Banda Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh memprakirakan sejumlah wilayah di Aceh berpotensi diguyur hujan ringan hingga lebat sampai dua hari ke depan atau Sabtu 27 Desember 2025.
"Wilayah Aceh berpotensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai angin kencang, dipicu Monsun Asia dan karakteristik lokal," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh Nasrol Adil di Banda Aceh, Kamis (25/12).
Berdasarkan prediksi BMKG, lanjut dia, akumulasi hujan di Aceh terjadi per tiga jam pada 25-26 Desember 2025.
Ia mengatakan potensi hujan ringan - sedang terjadi di sebagian wilayah Aceh bagian utara dan pesisir Aceh bagian barat daya hingga selatan pada pagi hari, yakni di Kabupaten Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Aceh Timur.
Kemudian pada siang sampai sore hari, kata dia, di bagian tengah dan pesisir Aceh bagian barat hingga selatan berpotensi diguyur hujan ringan hingga lebat, yaitu di Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Timur.
Lalu pada malam hari, lanjut dia, potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di wilayah Aceh bagian tengah dan tenggara yaitu Kabupaten Aceh Tengah.
Sedangkan potensi hujan ringan - sedang di bagian utara, tengah, dan pesisir barat selatan Aceh seperti Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Timur dan Aceh Tamiang.
Pada Dini hari, potensi hujan ringan sedang terjadi di sebagian wilayah Aceh bagian utara dan pesisir timur Aceh, yakni Kabupaten Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Tamiang.
"Potensi hujan ringan - sedang terjadi cukup merata di seluruh wilayah Aceh," ucap Nasrol Adil.
Sedangkan pada Sabtu (27/12) BMKG memprakirakan Aceh masih dilanda hujan ringan hingga lebat, yaitu di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Simeulue.
Kemudian, Kota Subulussalam, Langsa, Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.
Nasrol menjelaskan potensi hujan tersebut karena adanya daerah belokan angin dan konvergensi yang memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh.
Selain itu suhu muka laut yang hangat di pesisir barat Aceh dapat meningkatkan penambahan massa uap air. "Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh," ucapnya.
Nasrol mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terus-menerus maupun durasi lama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!