Relawan UB Perkuat Pemulihan Psikososial Penyintas Banjir Sumatera Barat
📅 Selasa, 23 Des 2025, 12:44 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
MALANG - Tim relawan Universitas Brawijaya (UB) terlibat langsung dalam penanganan bencana banjir bandang di Sumatera Barat, baru-baru ini. Intervensi tim UB difokuskan pada pemulihan psikososial masyarakat terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Agam, khususnya Kecamatan Malalak, Palembayan, serta wilayah sekitar Maninjau.
Anggota Tim Psikosial UB, Muhammad Sunarto, menyampaikan bahwa fokus utama kegiatan, yakni penyediaan air bersih, layanan kesehatan, dan layanan psikososial.
Pada aspek psikososial, tim melakukan rapid assessment untuk mengidentifikasi kondisi kejiwaan masyarakat terdampak, terutama pada kelompok usia rentan yang berisiko mengalami stres, kecemasan, hingga trauma pascabencana.
“Setelah dilakukan asesmen cepat, kami memberikan pendampingan berupa konseling, psikoterapi sederhana, hingga terapi lanjutan sesuai kebutuhan. Untuk kasus tertentu, intervensi juga dilengkapi dengan pemberian psikofarmaka secara terkontrol,” jelas Sunarto.
Selain pendampingan individu, tim UB juga menggelar terapi bermain dan permainan edukatif bagi anak-anak dan remaja. Kegiatan ini bertujuan membantu anak mengekspresikan emosi, mengurangi ketegangan psikologis, serta memulihkan rasa aman setelah mengalami bencana.
Tidak hanya itu, Sunarto menyampaikan bahwa tim psikososial UB turut memberikan perhatian pada ODGJ, baik kasus baru yang muncul akibat bencana maupun kasus lama yang sempat terputus akses pengobatannya.
Pendampingan juga dilakukan melalui konseling keluarga, edukasi perawatan, serta koordinasi lanjutan dengan puskesmas setempat agar pemantauan dapat berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, UB juga melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Malalak, Koto Alam, dan Palembayan. Pendampingan ini bertujuan memperkuat kapasitas layanan kesehatan jiwa di tingkat fasilitas kesehatan primer agar mampu melanjutkan tindak lanjut kasus setelah tim relawan kembali.
“Untuk saudara kami disana, kalian tidak sendirian. Relawan akan terus datang, dan proses pemulihan akan terus berjalan hingga mereka benar-benar bangkit,” tutupnya.
Misi kemanusiaan ini juga melibatkan kolaborasi dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang berisi lima dosen dan satu mahasiswa dari UB, serta satu dosen dan empat mahasiswa dari UMM
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!