Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus Sosialisasikan 12 Aksi Bangun Desa

📅 Selasa, 23 Des 2025, 18:13 WIB | Oleh:
Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus Sosialisasikan 12 Aksi Bangun Desa Doc: ANTARA/HO-Humas Kemendes PDT
Ket. Menteri Desa (Mendes) PDT Yandri Susanto beraudiensi dengan Panglima Kopassus Letnan Jenderal TNI Djon Afriandi, di Markas TNI AD Kopassus, Jakarta, Selasa (23/12).

JAKARTA - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggandeng jajaran Komando Pasukan Khusus (Kopassus) untuk dapat menyosialisasikan program 12 Aksi Bangun Desa terhadap masyarakat desa di pelosok Indonesia. 

"Ketika Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melakukan kolaborasi dengan Kopassus, kami meyakini ini bisa mempercepat Astacita ke-6 Bapak Presiden, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," kata Menteri Desa (Mendes) PDT Yandri Susanto saat beraudiensi dengan Panglima Kopassus Letnan Jenderal TNI Djon Afriandi, di Markas TNI AD Kopassus, Jakarta, Selasa (23/12).

Mendes Yandri meyakini Kopassus memiliki integritas dan kredibilitas tinggi sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat desa, termasuk terkait dengan sosialisasi Astacita ke-6 Presiden Prabowo.

Diketahui, Kemendes tengah menjalankan 12 rencana aksi atau 12 Aksi Bangun Desa. Dua belas rencana aksi itu meliputi revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), desa swasembada dan ketahanan pangan, desa swasembada energi dan air, serta hilirisasi produk unggulan desa.

Berikutnya adalah pengembangan desa ekspor, pemuda dan pemudi pelopor desa, serta sinkronisasi dan konsolidasi program kementerian/lembaga masuk desa.

Selanjutnya, rencana aksi yang kedelapan adalah digitalisasi desa dan pengembangan desa wisata. Lalu, yang kesembilan adalah peningkatan investasi desa serta kerja sama dengan kooperasi nasional dan investor dari luar negeri. Kemudian yang ke-10, penguatan pengawasan dan tata kelola pengembangan desa.

Lalu, rencana aksi yang kesebelas dan dua belas adalah berkenaan dengan desa berketahanan iklim dan pengembangan desa tangguh bencana serta percepatan pembangunan daerah tertinggal.

Mendes Yandri pun telah menyampaikan bahwa Kemendes PDT menghadirkan dua belas rencana aksi itu untuk mewujudkan Astacita keenam dari Presiden Prabowo Subianto yang berkenaan dengan membangun Indonesia dari desa.

Ia juga telah mengatakan bahwa 12 rencana aksi itu merupakan representasi nyata dari capaian pembangunan berkelanjutan di Indonesia, mengingat banyak isu pembangunan seperti akses listrik, sinyal, pendidikan, sumber air bersih, hingga fasilitas kesehatan masih menjadi persoalan utama di sejumlah desa. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.