Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buntut Kematian Sopir Truk, Pemprov DKI Cek Kesehatan Pekerja di TPST Bantar Gebang

📅 Senin, 22 Des 2025, 14:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Buntut Kematian Sopir Truk, Pemprov DKI Cek Kesehatan Pekerja di TPST Bantar Gebang Doc: Pemprov DKI
Ket. Tes kesehatan massal di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai program skrining atau pemeriksaan kesehatan gratis di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pemeriksaan kesehatan ini sebagai bentuk komitmen Pemprov DKI dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan para petugas kebersihan, khususnya pengemudi truk sampah.

"Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Gubernur Pramono Anung,“ kata Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim di Jakarta, Senin (22/12).

Program ini dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta yang bekerjasama dengan tim medis terkait.

Chico mengatakan, program ini dilakukan sebagai respons preventif atas insiden tragis meninggalnya seorang pengemudi truk sampah akibat dugaan kelelahan saat mengantre membuang sampah beberapa waktu lalu.

Chico menjabarkan program skrining kesehatan ini mencakup pemeriksaan fisik dasar, seperti tekanan darah, kadar gula darah dan kondisi jantung, serta evaluasi kebugaran secara keseluruhan.

"Tujuannya adalah untuk mendeteksi dini potensi risiko kesehatan yang mungkin dialami para pengemudi akibat jam kerja yang panjang dan kondisi lalu lintas di sekitar TPST Bantar Gebang," ungkap Chico.

Pemprov DKI Jakarta menargetkan ratusan pengemudi truk sampah dari berbagai wilayah administratif di Jakarta untuk mengikuti program ini dalam waktu dekat, dengan prioritas pada mereka yang sering melakukan perjalanan ke lokasi pembuangan akhir.

Pemprov DKI Jakarta juga sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengangkutan sampah, termasuk penataan ulang jadwal angkut dan pengurangan antrean truk di TPST Bantar Gebang guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

Chico mengajak seluruh pihak, termasuk mitra swasta dan masyarakat untuk mendukung upaya ini demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.