Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PPPA Ungkap “Daycare” di Kementerian Harus Penuhi Hak Anak

📅 Minggu, 21 Des 2025, 14:55 WIB | Oleh:
Menteri PPPA Ungkap “Daycare” di Kementerian Harus Penuhi Hak Anak Doc: Humas Kementerian PPPA  
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menegaskan keberadaan daycare di lingkungan kementerian menjadi bagian pemenuhan hak anak. Pernyataan tegas ini, diungkapkan oleh Menteri PPPA, Arifah Fauzi.

Arifah mengungkapkan keberadaan daycare tidak boleh dipandang sekadar sebagai tempat penitipan anak. "Karena daycare harus menjadi ruang tumbuh, ruang belajar yang aman, nyaman sebagai pemenuhan indikator hak anak,” kata Arifah dalam keterangan persnya, di Jakarta, Minggu (21/12).

Arifah mengharapkan, daycare di lingkungan kementerian mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Sekaligus, memberikan rasa aman bagi orang tua yang bekerja. Oleh sebab itu, ia memastikan, kesiapan Kementerian PPPA untuk bersinergi apabila ke depan diperlukan kolaborasi lanjutan yakni, dalam penguatan layanan pengasuhan anak.

“Peluncuran 'Little Star Club' merupakan bentuk komitmen Kementerian Perdagangan dalam mendukung pegawai, khususnya perempuan. Fasilitas daycare ini dirancang untuk memastikan anak tetap mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang layak selama orang tua menjalankan tugas,” ucap Arifah.

Sementara, Mendag Budi Santoso mengatakan, keberadaan daycare diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara peran profesional dan tanggung jawab keluarga. Menurut Mendag Budi, masa anak-anak merupakan fase penting yang tidak dapat diulang.

“Kita ingin orang tuanya, khususnya ibu, dapat bekerja dengan baik. Namun pada saat yang sama memastikan anak-anak terjamin dari sisi kesehatan, pergaulan, dan pendidikannya,” kata Budi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.