Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdukcapil Kabupaten Serang Hadirkan Inovasi Program Balung Anak Permudah Dokumen Kependudukan

📅 Minggu, 21 Des 2025, 07:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdukcapil Kabupaten Serang Hadirkan Inovasi Program Balung Anak Permudah Dokumen Kependudukan Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, di Serang

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Serang, Banten, menghadirkan inovasi Program Balung Anak untuk mempermudah masyarakat mendapatkan dokumen kependudukan secara cepat dan efisien sesaat setelah persalinan.

"Program ini memberikan pelayanan mudah kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, Warnerry Poetri di Serang, Sabtu.

Dia menjelaskan bahwa Balung Anak merupakan akronim dari "Bayi Lahir Langsung Antuk (dapat) Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA)".

"Jadi bagi warga yang melahirkan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang sudah bermitra dengan kami, saat pulang sudah langsung membawa dokumen lengkap. Tidak perlu mengurus secara mandiri lagi ke kantor dinas," ujarnya.

Wanerry mengatakan, inovasi ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara Disdukcapil dengan berbagai fasilitas kesehatan (faskes), mulai dari rumah sakit, Puskesmas, klinik hingga bidan praktik mandiri di wilayah Kabupaten Serang.

Dalam acara "Dukcapil Award 2025" yang digelar di Anyer, Disdukcapil memberikan apresiasi kepada para mitra faskes tersebut karena dinilai berperan penting dalam percepatan layanan administrasi kependudukan (adminduk).

Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, turut mendukung penuh program jemput bola seperti Balung Anak ini. Kepastian data kependudukan sejak bayi lahir sangat penting untuk menjamin hak-hak warga negara.

"Kita maksimalkan pelayanan agar warga dijamin kepastiannya tercatat sebagai Warga Negara Indonesia. Jika datanya valid, program bantuan pemerintah ke depan juga bisa lebih tepat sasaran," tutur Najib.

Selain Balung Anak, Disdukcapil Kabupaten Serang juga terus mengembangkan layanan penerbitan akta kematian yang terintegrasi untuk memastikan database kependudukan selalu mutakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.