Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Warga dan Pelaku Wisata di Labuan Bajo Waspadai Cuaca Ekstrem

📅 Minggu, 21 Des 2025, 18:32 WIB | Oleh:
BMKG: Warga dan Pelaku Wisata di Labuan Bajo Waspadai Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Sejumlah kapal wisata saat berlabuh di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT).

LABUAN BAJO, NUSA TENGGARA TIMUR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga dan pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem dalam periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

"Pada periode Nataru ini selain memang sudah di musim hujan, kita juga menuju puncak musim hujan di bulan Januari 2026 nanti," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Seran saat dihubungi di Labuan Bajo, Minggu (21/12).

Ia menyebut musim hujan di Provinsi NTT biasanya diwarnai juga dengan potensi penambahan curah hujan, karena ada gangguan di atmosfer dan laut seperti pembentukan low pressure area yang bisa meningkat menjadi bibit siklon.

"Kemudian lewatnya Gelombang Ekuatorial Rossby, Madden Julian Oscillasion (MJO) yang ketika berada di NTT tentu mempengaruhi jumlah curah hujan yg turun di tempat tersebut," ungkapnya.

Lebih lanjut, bibit siklon 93S yg sempat menambah curah hujan di Manggarai Barat beberapa waktu lalu sekarang sudah semakin menjauh, dan tidak lagi mempengaruhi cuaca di wilayah Manggarai Barat. Hujan-hujan yang terjadi saat ini hanya karena memang pada periode musim hujan.

Namun demikian, saat ini terpantau satu lagi daerah tekanan rendah di utara Australia yang mengakibatkan terbentuknya daerah belokan, pertemuan dan perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.

"Namun posisinya low itu belum mempengaruhi cuaca di Manggarai Barat, tapi untuk wilayah NTT lainnya seperti Timor, Alor, Lembata sudah mulai ada penambahan curah hujan karena keberadaan low pressure area ini," katanya.

Walaupun tetap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, ia juga meminta warga dan wisatawan di Manggarai Barat tidak perlu khawatir berlebihan, mengingat kondisi cuaca saat ini masih merupakan bagian dari musim hujan normal di NTT.

"Untuk wisata bahari dan pelayaran diimbau lebih waspada saat hujan lebat dan angin menguat, serta selalu memantau informasi cuaca terkini," ujarnya.

Ia juga meminta para pengguna jalan rute Labuan Bajo-Ruteng agar berhati-hati saat terjadi hujan, karena tentu saja jalanan akan licin dan jarak pandang berkurang.

Masyarakat dan wisatawan juga disarankan rutin mengikuti informasi resmi BMKG agar aktivitas tetap aman dan nyaman.

"Waspada, namun masih tetap normal dalam beraktivitas," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Inovatif, Ada Layanan Mobil...
Daerah
Banjir Bandang Rusak Perkan...

Rupiah Masih Rentan - 22 September 2026

51 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 22 Se...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.