Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah, KPAI, dan Sektor Swasta Bersinergi Lindungi Anak dari Ancaman Judi Daring

📅 Sabtu, 20 Des 2025, 21:20 WIB | Oleh:
Pemerintah, KPAI, dan Sektor Swasta Bersinergi Lindungi Anak dari Ancaman Judi Daring Doc: IST
Ket. Ilustrasi judi daring atau judol. Pemerintah bersama KPAI dan sektor swasta memperkuat Kampanye Judi Pasti Rugi sebagai upaya lintas sektor untuk mencegah paparan judi daring pada anak dan menciptakan ruang digital yang aman.

JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat upaya pencegahan paparan judi daring atau populer dengan judol pada anak, termasuk terhadap jaringan Kingdom Group, melalui pendekatan lintas sektor yang melibatkan lembaga negara, dunia usaha, dan masyarakat.

Salah satu inisiatif yang dinilai strategis adalah Kampanye “Judi Pasti Rugi”, yang dirancang sebagai gerakan edukatif dan preventif untuk membangun kesadaran publik mengenai bahaya judi daring, khususnya bagi anak-anak. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan berorientasi pada perlindungan generasi muda.

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra menegaskan bahwa perlindungan anak harus berpijak pada empat hak dasar, yakni hak hidup, hak tumbuh dan berkembang, hak atas perlindungan, serta hak partisipasi.

“Empat hak dasar ini tidak bisa ditawar. Negara, keluarga, dan masyarakat wajib memastikan setiap anak dapat hidup, tumbuh, dan berkembang secara optimal,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/12).

Menurutnya, masifnya praktik judi daring menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan anak apabila tidak ditangani secara komprehensif dan berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa anak-anak Indonesia saat ini berhadapan dengan berbagai industri yang bersifat adiktif, termasuk judi daring, yang menyasar ruang digital tempat anak semakin aktif berinteraksi.

“Industri ini secara sistematis merusak masa depan anak. Jika kita lengah, yang kita pertaruhkan adalah generasi bangsa,” katanya.

Oleh karena itu, Jasra menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak dari bahaya judi daring. Orang tua, guru, pemerintah, dan masyarakat perlu bekerja sama agar anak-anak terlindungi dari ancaman tersebut.

“Orang tua, guru, pemerintah, dan masyarakat harus berjalan bersama. Kolaborasi inilah kunci agar anak-anak Indonesia tumbuh aman, sehat, dan terlindungi dari ancaman judi daring,” ujarnya.

Dukungan terhadap upaya pemerintah juga datang dari sektor swasta. Presiden Direktur GoTo Financial, Sudhanshu Raheja, menyampaikan bahwa GoPay berkomitmen membantu pemerintah dalam memberantas praktik judi daring melalui Kampanye Judi Pasti Rugi.

“Lewat Judi Pasti Rugi, GoPay ingin masyarakat memahami bahaya judi daring dan melawan praktik ini di lingkungan sekitar, terutama dimulai dari keluarga,” ujar Sudhanshu.

Ia menambahkan, GoPay secara konsisten mendukung langkah Pemerintah Indonesia, termasuk program Kementerian Komunikasi dan Digital, dalam menekan praktik judi daring yang merusak. Perusahaan berkomitmen menciptakan ekosistem digital dan keuangan yang sehat serta aman.

“Kami berkomitmen menciptakan ekosistem digital dan keuangan yang sehat dan aman untuk digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Melalui sinergi lintas sektor ini, berbagai upaya yang dilakukan diharapkan menjadi benteng kuat dalam melindungi anak dari ancaman judi daring sekaligus memperkuat ketahanan sosial di era digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.