Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkop Ungkap 82.000 Koperasi Merah Putih di Indonesia Resmi Berbadan Hukum

3 Jumat, 19 Des 2025, 21:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkop Ungkap 82.000 Koperasi Merah Putih di Indonesia Resmi Berbadan Hukum Menkop Ungkap 82.000 Koperasi Merah Putih di Indonesia Resmi Berbadan Hukum Doc: Antara
Ket. Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kiri) saat peletakan batu pertama pembangunan SPBU Nelayan di Desa Tukak Bangka Selatan, Jumat (19/12).

Pangkalpinang - Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono menyatakan sebanyak 82.000 Koperasi Merah Putih (KMP) sudah memiliki badan hukum sehingga dapat mempercepat Program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat perekonomian desa.

"Per hari ini sudah 82.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki badan hukum," kata Ferry Juliantono saat peletakan batu pertama pembangunan SPBU Nelayan di Desa Tukak Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung, Jumat (19/12).

Ia menyatakan saat ini sudah 41.000 titik tanah yang sudah siap untuk pembangunan bangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Indonesia yang akan dibangun oleh PT Agrinas Pangan Nusantara Persero.

"PT Agrinas Pangan Nusantara Persero yang mendapatkan kuasa untuk melakukan pembangunan fisik KMP ini sedang melakukan pembangunan 21.000 KMP," katanya.

Ia mendorong Kodim, Polres, Kejati dan instansi terkait lainnya terutama Kodim di daerah untuk dapat membantu percepatan pembangunan fisik gudang, gerai dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini.

"KMP ini menjadi instrumen penting untuk mengembangkan ekonomi masyarakat, karena koperasi ini akan ada usaha atau gerai-gerai, pergudangan, lembaga mikro, apotek, klinik desa dan kegiatan-kegiatan lainnya yang sesuai potensi dan kebutuhan desa tersebut," katanya.

Menurut dia, hikmah dari Program KMP ini sejalan dengan Astacita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yaitu membangun ekonomi masyarakat dari desa dan kelurahan.

"Kami banyak sekali menemukan fakta bahwa masih ada desa-desa yang belum ada listrik, belum memiliki akses internet dan desa pesisir yang belum ada sarana pengisian bahan bakar minyak khususnya solar," katanya.

Ia menyatakan Kemenkop bersama kementerian dan instansi lainnya tengah mencari solusi, bagaimana desa-desa yang belum ada listrik, internet dan SPBU ini bisa segera diatasi, guna meningkatkan perekonomian masyarakat ini.

"Pembangunan SPBU Nelayan Desa Tukak ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk menterjemahkan masalah-masalah-masalah mendasar yang selama ini belum tersentuh atau terjawab dan Insya Allah dalam periode ini kita akan selesaikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.