Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara Rendani Aktifkan Posko Terpadu Arus Mudik Natal-Tahun Baru

📅 Jumat, 19 Des 2025, 07:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bandara Rendani Aktifkan Posko Terpadu Arus Mudik Natal-Tahun Baru Doc: ANTARA
Ket. Apel pembukaan posko angkutan udara arus mudik Natal dan Tahun Baru di Bandara Rendani, Kamis (18/12/2025).

MANOKWARI – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rendani Manokwari, Papua Barat, mengaktifkan posko terpadu untuk melayani arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) guna menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa penerbangan.

Kepala UPBU Rendani Manokwari, Herman Sujito, di Manokwari, Kamis (18/12), mengatakan Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 akan beroperasi selama 18 hari, terhitung mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

“Posko ini menjadi pusat koordinasi pelayanan angkutan udara selama periode mudik Natal dan Tahun Baru, terutama untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan gangguan operasional,” katanya.

Posko terpadu tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain UPBU Bandara Rendani, Kantor Otoritas Bandara Wilayah IX, Basarnas Manokwari, BMKG, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), TNI, Polri, BPBD Manokwari, Pertamina, serta pihak maskapai penerbangan.

Ia mengatakan terdapat dua atensi utama dalam pelaksanaan posko terpadu, yakni potensi peningkatan jumlah penumpang serta kondisi cuaca yang masih dipengaruhi musim hujan pada Desember.

Menurut Herman, dalam beberapa pekan terakhir wilayah Manokwari kerap diguyur hujan dengan intensitas yang sangat deras.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat aktivitas siklon tropis di sejumlah wilayah sekitar Pulau Papua yang berdampak terhadap cuaca di Papua Barat.

“Kondisi cuaca ini sangat berpengaruh terhadap keselamatan penerbangan dan berpotensi menyebabkan keterlambatan jadwal. Dengan adanya posko, seluruh pihak dapat lebih cepat melakukan antisipasi agar pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini belum terjadi lonjakan penumpang yang signifikan di Bandara Rendani. Namun peningkatan jumlah penumpang diperkirakan mulai terjadi pada 22–23 Desember 2025, seiring libur sekolah.

“Pada hari biasa jumlah penumpang berkisar 500 hingga 600 orang per hari. Saat periode peak season seperti Natal dan Tahun Baru, jumlah penumpang bisa meningkat hingga dua kali lipat atau sekitar 1.000 penumpang per hari,” katanya.

Ia menambahkan Bandara Rendani saat ini dilayani empat pesawat berbadan besar jenis Airbus A320 untuk rute Makassar, Sorong, dan Jayapura.

Sejak 15 Desember, rute Jayapura dilayani setiap hari. Selain itu, terdapat tiga pesawat ATR yang melayani rute Kaimana, Nabire, dan Fakfak.

Ia menambahkan, Bandara Rendani yang berlokasi dekat kawasan pantai memiliki karakteristik landasan pacu berbeda tergantung arah pendaratan pesawat.

Jika mendarat dari arah pantai, panjang landasan pacu yang dapat digunakan mencapai 2.300 meter, sedangkan dari arah kota hanya sekitar 2.000 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.