Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Padi di Serang Tembus 576.091 Ton, Lampaui Target yang Telah Ditetapkan

📅 Kamis, 18 Des 2025, 11:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produksi Padi di Serang Tembus 576.091 Ton, Lampaui Target yang Telah Ditetapkan Doc: ANTARA
Ket. Hamparan tanaman padi di Kabupaten Serang, Banten, Kamis (18/12/2025).

SERANG – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Provinsi Banten, mencatat realisasi produksi padi di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025 mencapai 576.091 ton, melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Sekretaris DKPP Kabupaten Serang, Yuli Saputra, di Serang, Kamis (18/12), mengatakan target produksi padi tahun 2025 dipatok sebesar 541.436 ton, namun dengan upaya optimal dalam mengolah lahan di 29 kecamatan, realisasi produksi padi berhasil mengalami surplus.

"Realisasi padi sudah di angka 576.091 ton, sedangkan target kita 541.436 ton. Artinya, di tahun 2025 ini kita mengalami surplus lagi untuk komoditas padi," ujar Yuli.

Yuli menjelaskan surplus produksi ini menjadi indikator bahwa ketersediaan pangan di Kabupaten Serang dalam kondisi aman, meskipun sektor pertanian dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi.

Dampak dari surplus tersebut, lanjut dia, terlihat pada stabilitas harga beras di pasaran yang tidak mengalami lonjakan signifikan menjelang momen Natal dan tahun baru.

"Karena suplai cukup, harga beras sampai hari ini tidak melonjak tinggi. Target swasembada pangan yang dicanangkan pun dapat kita dukung," katanya.

Lebih lanjut Yuli memaparkan, capaian produksi ini juga didukung oleh panen raya yang masih akan berlangsung pada akhir tahun. Pada bulan Desember ini, tercatat sekitar 5.190 hektare lahan sawah yang memasuki masa panen, tersebar di wilayah selatan dan wilayah utara seperti Pontang.

Pihaknya juga memastikan hingga saat ini belum ada laporan gagal panen atau puso akibat banjir, sehingga produktivitas padi tetap terjaga.

"Potensi padi di 29 kecamatan cukup baik dan sangat men-support angka surplus tersebut. Kami harap setelah panen, petani segera melakukan pertanaman kembali jika kondisi memungkinkan," pungkas nya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.