Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perjuangan Empat Wakil Makin Berat di BWF Finals

📅 Kamis, 18 Des 2025, 00:56 WIB | Oleh:
Perjuangan Empat Wakil Makin Berat di BWF Finals Doc: ist
Ket. harus menang

JAKARTA -Perjuangan empat wakil Indonesia di turnamen bulu tangkis BWF Finals 2025 di Tiongkok makin berat setelah kalah dalam laga perdana fase grup, Rabu (17/12). Mereka adalah Putri KW, Jonatan Christie, ganda campuran Jafar/Felisha, dan ganda putra Fajar/Fikri.

Final yang disselenggarakan di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Xiacheng, Hangzhou, Tiongkok, Rabu 17 Desember, Putri Kusuma Wardana dari grup A tak mampu menghadapi pemain nomor satu dunia asal Korea An Se Young. Putri menyerah 16-21, 21-8, 8-21.

Demikian juga ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus takluk dari wakil tirai bambu, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping 18-12, 16-21. Nasib serupa dialami Jonatan Christie yang dikalahkan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, 10-21, 14-21.

Sedangkan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dikalahkan wakil Malaysia, pasangan  Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam partai tiga gim 24-22, 18-21, dan 21-19. Tiga poin gampang di saat kritis pada angka tua gim ketiga malah mati, sehingga menguntungkan Malaysia.

Jangan Belajar Terus

Boleh saja para pemain olahraga mana pun menjadikan kekalahan sebagai pelajaran. Namun, jangan hanya begitu terus, lalu kapan menangnya, kalau hanya menjadikan pelajaran setiap kekalahan.

Hal ini menyikapi pernyataan ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu yang menjadikan kekalahan dari pasangan Tiongkok Feng Zhe/Huang Ping pada laga Grup B BWF World Tour Finals 2025, Rabu, menjadi pelajaran berharga untuk laga berikutnya.

Pada pertandingan yang digelar di Hangzhou, Tiongkok itu, Jafar/Felisha takluk  18-21, 16-21 kepada lawannya yang berstatus nomor dua dunia itu. "Kami memang harus siap dengan segala kondisi. Kalau mau menembus ke level atas, ya, mau tidak mau harus melewati lawan-lawan seperti mereka," ujar Jafar dalam keterangan PBSI pada Rabu.

Felisha menimpali bahwa mereka harus memperbaiki banyak hal agar lebih baik pada laga berikutnya. Beberapa hal yang perlu dievaluasi, menurut dia, adalah aspek teknik, tenaga dan fisik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.