Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Normalisasi Sumur Warga yang Terdampak Banjir di Jember

📅 Kamis, 18 Des 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Normalisasi Sumur Warga yang Terdampak Banjir di Jember Doc: Antara
Ket. Tim Wash PMI Jember menguras sumur warga untuk normalisasi sumur pascabanjir di kabupaten setempat, Kamis (18/12/2025).

Jember - Tim Water, Sanitation, and Hygiene (Wash) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Jawa Timur melakukan normalisasi sumur warga terdampak banjir di beberapa lokasi di daerah itu, Kamis.

"Kami terus menjalankan misi kemanusiaan dan hari ini Tim Wash diterjunkan untuk melakukan normalisasi sumur warga yang terkena dampak bencana banjir di tiga titik, yakni Kelurahan Kepatihan, Kelurahan Jember Lor, dan Desa/Kecamatan Pakusari," kata Ketua PMI Jember Zainollah di Jember, Kamis.

Dia menjelaskan kegiatan tersebut dengan memastikan aspek keselamatan kerja (K3) mengingat medan pengerjaan sumur memiliki risiko tinggi serta efektivitas waktu dan jangkauan.

Untuk Kelurahan Kepatihan terdapat 11 sumur yang dinormalisasi dan 12 rumah dibersihkan, di Desa Pakusari lima sumur dinormalisasi dan di Kelurahan Jember Lor empat 4 sumur dinormalisasi.

"Hari ini Tim Wash kembali bergerak dengan fokus di tiga titik karena adanya laporan terkait kondisi sumber air warga yang memerlukan penanganan khusus," katanya.

Ia menjelaskan personel Tim Wash PMI Jember sudah dibekali peralatan memadai untuk menguras dan membersihkan sumur agar bisa digunakan kembali oleh warga, sehingga kebutuhan air bersih dapat tercukupi.

"Normalisasi sumur yang dilakukan meliputi pembersihan dinding sumur, pengurasan air yang tercemar, hingga pemberian perlakuan khusus agar kualitas air kembali sesuai standar kesehatan," katanya.

Zainollah mengharapkan langkah tersebut dapat mencegah munculnya penyakit akibat sanitasi yang buruk karena air bersih di dalam sumur tercemar banjir.

Selain itu, katanya, mencegah krisis air bersih.

"Kami berupaya secepat mungkin mengembalikan fungsi sumur warga. Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda, terutama setelah rumah-rumah mereka terdampak genangan banjir," ujarnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember tercatat banjir melanda 29 desa/kelurahan tersebar di 14 kecamatan dengan total warga yang terdampak 1.428 kepala keluarga (KK) pada Senin (15/12) malam.

Sebagian warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena ketinggian air mencapai 1,2 hingga 2 meter. Dengan kondisi itu, petugas gabungan mengevakuasi korban terdampak banjir ke lokasi aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Terus Diobok-obok, Kampung Ambon Tetap Jadi Gudang Narkoba

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Terus Diobok-obok, Kampung ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.