Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem Mengintai Nataru, Kementerian PU Siagakan Alat Berat di Tol

📅 Kamis, 18 Des 2025, 19:34 WIB | Oleh:
Cuaca Ekstrem Mengintai Nataru, Kementerian PU Siagakan Alat Berat di Tol Doc: ANTARA/HO-Jasa Marga
Ket. Ilustrasi - Jalan tol.

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiagakan alat berat dan sarana pendukung di sejumlah ruas jalan tol untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, demi menjaga kelancaran arus lalu lintas.

"Kami sudah menyiapkan beberapa langkah-langkah dan di jalan tol itu terdapat posko-posko. Di posko-posko kami sudah siapkan alat berat dan bahan-bahannya," ujar Menteri PU Dody Hanggodo, di Jakarta, Kamis.

Dody mengatakan Kementerian PU siap mengantisipasi situasi yang timbul akibat cuaca ekstrem di jalan tol, sehingga permasalahan dapat cepat diselesaikan dan arus lalu lintas dapat kembali normal.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian mengatakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sudah siap mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem yang terjadi pada periode Natal-tahun baru.

Seperti Jasa Marga yang sudah melakukan apel siaga untuk menghadapi momen Natal-tahun baru, serta kontraktor yang bersiaga di Tol Cisumdawu.

"Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) curah hujan akan tinggi, sehingga di semua ruas jalan tol juga, di lokasi-lokasi yang berpotensi genangan, itu disiapkan pompa-pompa yang siaga, supaya nanti kalau ada genangan, bisa segera disurutkan," kata Wilan.

Kementerian PU memastikan jaringan jalan nasional dan jalan tol tetap siap untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Saat ini jaringan jalan nasional non-tol di Indonesia memiliki total panjang 47.603,39 km dengan tingkat kemantapan 93,65 persen.

Sedangkan untuk jalan tol yang telah beroperasi sepanjang 3.115,98 km dan akan ditambah dengan ruas tol yang akan mulai operasional pada triwulan IV, yaitu Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg Seksi 1 (Junction Sedyatmo-Interchange Kosambi) sepanjang 4,7 km.

Kemudian penambahan junction Tol Palembang-Betung (Ramp 1,5,6,7B, dan 8) sepanjang 7,57 km, dan penambahan lajur ruas Tangerang-Merak (Jalur A dan B KM 77+800-KM 86+538) sepanjang 8,738 km.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.