Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Pohon Tumbang, Jakarta Barat Tambah Personel Pemangkasan

📅 Kamis, 18 Des 2025, 19:55 WIB | Oleh:
Antisipasi Pohon Tumbang, Jakarta Barat Tambah Personel Pemangkasan Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Tangkapan layar - Sebuah pohon besar tumbang di kawasan Kota Tua, Jalan Kunir Raya, RW 07, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (12/12) sore, akibat hujan deras disertai angin kencang.

JAKARTA - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Barat (Jakbar) menambah personel pemangkasan pohon di setiap Satuan Pelaksana (Satpel) kecamatan untuk mengantisipasi risiko pohon tumbang seiring meningkatnya curah hujan dan potensi cuaca ekstrem.

"Kita menambah personel penopingan (pemangkasan). Jadi, yang kita tambah itu petugas yang bisa operasikan sensor," kata Kepala Sudin Tamhut Jakbar Dirja Kusuma saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Setiap Satpel Tamhut kecamatan, kata dia, mendapatkan tambahan empat hingga lima personel pemangkasan pohon.

"Jadi, Sudin Tamhut sekarang itu punya 12 tim pemangkasan. Delapan untuk setiap kecamatan dan empat di tingkat kota. Setiap tim itu ada enam sampai tujuh personel. Totalnya dari 12 tim itu 80 personel. Nah, yang kita tambah itu untuk Satpel di setiap kecamatan," terang Dirja.

Dia mengatakan personel tambahan itu mulai bekerja pada akhir 2025.

"Dalam waktu dekat segera beroperasi, rencana kita akhir tahun ini," tutur Dirja.

Sepanjang 2025, Sudin Tamhut Jakbar telah melakukan pemangkasan pohon di delapan wilayah kecamatan untuk mencegah tumbang.

“Hingga bulan Desember 2025 minggu kedua, kita telah melakukan pemangkasan ringan, sedang, berat, tebang, sempal dan tumbang, itu sekitar 9.346 pohon,” ujar Dirja.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Barat Yuli Hartono juga menginstruksikan Sudin Tamhut Jakbar untuk mengintensifkan pemangkasan pohon bermasalah atau rawan tumbang di wilayah setempat.

“Hujan tidak menentu, cuaca ekstrem, tolong pohon-pohon-nya ditebang, yang sudah tua-tua,” kata Yuli pada 9 Desember 2025.

Dia juga meminta agar pohon yang dahan dan daunnya sudah rimbun dipangkas untuk mencegah tumbang dan menutupi penerangan jalan umum (PJU) di pinggir jalan maupun di taman-taman.

“Tolong, ya, dipangkas. Nanti koordinasi sama Bina Marga. Karena ini kota global, kota yang humanis, artinya malam hari itu keamanannya terjamin,” pungkas Yuli. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.