Tim Gulat Indonesia Meraih Satu Emas dan Tiga Perak dari Greco-Roman SEA Games

Rabu, 17 Des 2025, 23:35 WIB

Bangkok - Tim gulat Indonesia meraih satu medali emas dan tiga perak dari nomor-nomor disiplin greco-roman pada SEA Games 2025 yang dipertandingkan di Pacific Park Sriracha, Chonburi, Rabu.

Medali emas dimenangkan oleh M. Aliansyah yang turun di nomor 67 kg putra, sedangkan tiga perak diraih lewat nomor 77 kg putra, 87 kg putra, dan 97 kg putra.

Ket. Foto: Pegulat putra Indonesia Muhammad Aliansyah. — Sumber: Antara

Sejak Rabu pagi Aliansyah tampil bergulat dan menyapu bersih kemenangan di tiga pertandingan penyisihan Grup A yakni 4-0 atas atlet Myanmar Tun Wana, 3-1 kontra pegulat Vietnam Bui Manh Hung, dan 4-0 melawan wakil Filipina Joe Fer Callado.

Bekal tiga kemenangan itu mengantarkan Aliansyah melangkah ke babak semifinal, di mana ia relatif mudah melewati hadangan pegulat Laos Dawson Sihavong dengan kemenangan bersih 4-0.

Aliansyah kembali berhadapan dengan Manh Hung di partai final, rival lawasnya dua edisi terakhir SEA Games. Aliansyah kembali membukukan kemenangan 3-1 untuk mempertahankan medali emas gulat greco-roman kelas 67 kg yang juga ia raih pada SEA Games 2023 Kamboja.

Namun kesuksesan Aliansyah tak mampu diikuti oleh Andika Sulaeman yang gagal mempertahankan medali emas gulat greco-roman kelas 77 kg putra SEA Games yang ia raih pada edisi 2023 lalu.

Andika, yang mengantongi dua kemenangan di fase penyisihan dan sukses menyisihkan wakil tuan rumah Wisit Thamwirat dalam semifinal, harus berpuas dengan medali perak SEA Games 2025 setelah takluk 1-3 dari pegulat Vietnam Nguyen Cong Manh di laga final.

Hal serupa dialami oleh Lulut Gilang Saputra di kelas 87 kg putra. Peraih emas SEA Games 2023 itu kali ini harus merelakan medali emas menjadi milik pegulat Vietnam Nghiem Dinh Hieu.

Kelas ini diikuti oleh lima pegulat dan digelar dengan format round robin. Lulut menelan kekalahan di 1-9 pertandingan pertamanya melawan Dinh Hieu, sebelum secara berurutan mengatasi perlawanan pegulat Singapura Gabriel Yang Yi (4-0), atlet Filipina Runieth Decano (5-0), dan jagoan tuan rumah Peerawat Aunthin (4-1) demi mengamankan medali perak.

Perak terakhir dari gulat hari ini datang dari perjuangan Ashar Ramadhani di kelas 97 kg putra. Ashar mengantongi dua kemenangan di fase grup dan menyingkirkan pegulat tuan umah Anis Baimud lewat skor 4-0 di semifinal untuk mencapai final.

Namun pada final Ashar harus senasib dengan Andika dan Lulut, yakni kalah melawan pegulat Vietnam. Ashar dipaksa mengakui keunggulan Nguyen Minh Hieu 1-4 dan berpuas dengan medali perak.

Cabang olahraga gulat SEA Games 2025 dijadwalkan masih berlangsung dua hari ke depan pada Kamis (18/12) dan Jumat (19/12), yakni mempertandingkan delapan kelas disiplin gaya bebas dan Indonesia menempatkan satu atlet di setiap kelas tersebut.

  • SEA Games 2025

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Resmi Diresmikan! Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Jadi Ikon Baru Kota Bima

Jangan Nekat Bakar Lahan! BPBD Sulteng Ingatkan Ada Ancaman Sanksi Pidana

Warga Rusia Korban TPPO Myanmar Akhirnya Ditangani Thailand, Ini Kondisinya

Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam

Tak Boleh Ada Titipan! Pangdam XIII Pastikan Seleksi Bintara TNI AD Berlangsung Objektif

Terobosan Baru Banten! Gubernur Targetkan Pelayanan Pertanahan Modern

Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.